Daerah

Formappel-RI Apresiasi Gubernur Sumut dan Bupati Deli Serdang Atas Langkah Bijak Selesaikan Konflik Gedung Ex SMPN 2 Galang

×

Formappel-RI Apresiasi Gubernur Sumut dan Bupati Deli Serdang Atas Langkah Bijak Selesaikan Konflik Gedung Ex SMPN 2 Galang

Sebarkan artikel ini

 

Formappel-RI Apresiasi Gubernur Sumut dan Bupati Deli Serdang Atas Langkah Bijak Selesaikan Konflik Gedung Ex SMPN 2 Galang

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Deli Serdang // Formappel.com –
Forum Masyarakat Peduli dan Pemerhati Lingkungan Republik Indonesia (Formappel-RI) memberikan apresiasi atas langkah cepat dan responsif yang diambil oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution serta Bupati Deli Serdang Dr.Asri Ludin Tambunan dalam menyelesaikan persoalan pemanfaatan gedung eks SMPN 2 Galang yang berdiri di atas tanah wakaf milik Al Jam’iyatul Washliyah.

Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum Formappel-RI, R.Anggi Syaputra, didampingi Sekretaris Jenderal Rio Lubis dan Bendahara Umum W.Ardiansyah, pada Rabu (16/7/2025).

“Kami memberi aplaus atas kepedulian dan keterlibatan langsung Gubernur Sumut Bobby Nasution. Sikap beliau menunjukkan perhatian nyata terhadap keberlangsungan pendidikan dan masa depan anak-anak di Galang, khususnya siswa-siswi Al Washliyah,” ujar Anggi.

Pihaknya juga menyambut positif keputusan Bupati Deli Serdang, Dr.Asri Ludin Tambunan, yang bersedia menghibahkan aset Pemkab berupa gedung eks SMPN 2 Galang kepada pihak Al Washliyah, sebagai bentuk penyelesaian tuntas yang berkeadilan.

“Ini keputusan arif dan bijaksana. Sekolah bukan sekadar tempat belajar, tapi juga simbol harapan dan masa depan anak-anak serta keluarganya. Jangan sampai persoalan aset mematikan semangat belajar mereka,” tegas Anggi.

Ajak Semua Pihak Turunkan Ego dan Kedepankan Pendidikan

Formappel-RI menilai, langkah yang diambil kedua pemimpin tersebut mencerminkan komitmen kuat untuk menjaga stabilitas sosial dan kelangsungan pendidikan di tengah masyarakat.

“Kami berharap ini menjadi momen kolaboratif antara Pemprov, Pemkab, dan organisasi Al Washliyah. Jangan sampai anak-anak terus dikorbankan oleh tarik-menarik kepentingan administratif,” sambung Anggi.

Formappel-RI juga mendorong agar konflik serupa di masa mendatang dapat dicegah melalui komunikasi yang terbuka, pendekatan humanis, serta pengelolaan aset negara yang transparan dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Titik balik perhatian pada akses pendidikan yang berkeadilan

Menutup pernyataannya, Anggi Syaputra menyampaikan bahwa langkah penghibahan dan penyelesaian damai ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi semua pemangku kepentingan dalam menjamin akses pendidikan yang layak, aman, dan adil di seluruh wilayah Kabupaten Deli Serdang.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *