Scroll untuk baca artikel
Screenshot 20260319 002516 Canva
Daerah

Mafia Bimtek Menari di Atas Uang Rakyat: Formappel-RI ‘ Jika Di Biarkan Kami Siap Turun Aksi.!

×

Mafia Bimtek Menari di Atas Uang Rakyat: Formappel-RI ‘ Jika Di Biarkan Kami Siap Turun Aksi.!

Sebarkan artikel ini

Mafia Bimtek Menari di Atas Uang Rakyat: Formappel-RI ‘ Jika Di Biarkan Kami Siap Turun Aksi.!

Deli Serdang // Formappel.com – Aroma busuk praktik mafia Bimtek (Bimbingan Teknis) kembali menyeruak di Kabupaten Deli Serdang. Di tengah seruan tegas Bupati Asri ludin Tambunan agar anggaran dana desa fokus pada kepentingan rakyat, sejumlah oknum justru nekat bermain di balik layar, menyulap anggaran desa menjadi ladang bancakan untuk kepentingan segelintir orang.

Diduga, kegiatan bimtek siluman ini difasilitasi oleh Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Bangun Purba, yang menggelar pelatihan ke Parapat tanpa surat resmi dan tanpa pemberitahuan terbuka kepada publik.

Modusnya rapi: tiap desa diminta mengirim 3 orang, yakni Ketua PKK dan dua kader perempuan, dengan biaya mencapai Rp 6 juta per peserta. Jika dikalikan seluruh desa, potensi kebocoran dana publik bisa menyentuh ratusan juta rupiah hanya untuk “wisata belajar” yang tidak jelas urgensinya.

Seorang kepala desa yang enggan disebut namanya mengungkap fakta mengejutkan kepada awak media:

“Iya bang, benar. Ada kegiatan bimtek dari BKAD Kecamatan Bangun Purba. Tiga hari, ke Parapat. Tanpa surat resmi. Cuma undangan lisan, katanya bagian dari agenda rapat dan bimtek. Biaya per orang sekitar enam juta.”

Tak ayal, skema ini dianggap sebagai praktik terstruktur, sistematis, dan tersembunyi, dengan tujuan mengelabui pengawasan publik dan aparat.

Formappel-RI: Mafia Bimtek Ini Harus Dihabisi, Bukan Dipelihara!

Ketua Umum DPP Formappel-RI, R.Anggi Syaputra, geram bukan main. Ia menyebut praktik ini sebagai bentuk nyata penghianatan terhadap amanah rakyat dan pelecehan terhadap arahan kepala daerah.

“Sudah cukup rakyat menderita karena kebijakan yang tidak tepat sasaran. Sekarang uang desa kembali dikuras oleh mafia-mafia bimtek berkedok pelatihan! Kalau Bupati Deli Serdang serius ingin membersihkan birokrasi, maka oknum-oknum ini harus dicopot dan dinonaktifkan segera!”

Formappel-RI menyatakan siap memobilisasi masyarakat dan melakukan aksi besar-besaran jika skema mafia bimtek ini tidak segera dibongkar.

“Kami tidak akan tinggal diam. Jika praktik kotor ini dibiarkan, Formappel-RI akan turun ke jalan, menggugat, dan membongkar jaringan mafia yang merampok uang rakyat secara sistematis. Kami sudah siapkan datanya,” tegas Anggi.

Tuntutan Formappel-RI:
Copot oknum-oknum BKAD Kecamatan bangun Purba yang terlibat dalam penyalahgunaan anggaran.
Audit menyeluruh terhadap seluruh kegiatan bimtek yang bersumber dari Dana Desa.

Libatkan APH, Inspektorat, dan Kejaksaan untuk mengusut tuntas aliran dana dan aktor intelektual di balik kegiatan ini.
Publikasi terbuka seluruh agenda dan penggunaan dana BKAD Kecamatan Bangun Purba kepada masyarakat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *