BeritaLangkat

Kafilah Desa Aman Damai Ukir Prestasi, Ketiga Kalinya Juara Umum di MTQ Tingkat Kecamatan Sirapit Tahun 2025

×

Kafilah Desa Aman Damai Ukir Prestasi, Ketiga Kalinya Juara Umum di MTQ Tingkat Kecamatan Sirapit Tahun 2025

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 45;

 

Langkat-Formappel.com||Kafilah Desa Aman Damai untuk ketiga kalinya berhasil meraih juara umum pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kecamatan Sirapit tahun 2025. Acara yang digelar di Desa Serapit, Kecamatan Serapit, Kamis (31/7/25).

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Gelar juara umum ini di umumkan pada penutupan MTQ tingkat Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, di Desa Serapit.

Desa Aman Damai berhasil menduduki ranking teratas mengungguli 9 desa lainnya dengan mengumpulkan 6 poin.

Kepala Desa Aman Damai, Sugiman, menerima langsung piala bergilir Juara Umum MTQ tersebut dari Camat Sirapit, Muliani Br Sembiring, S. Sos, di dampingi anggota DPD RI/MPR RI, Pdt Penrad Siagian, S. Th, M. Si, Theol,, Ketua Panitia H. Ali.

Usai menerima piala bergilir, Kepala Desa Sugiman memberikan ucapan selamat dan tahniah kepada Kafilah Desa Aman Damai yang berhasil mempertahankan sebagai juara umum untuk ketiga kalinya pada MTQ tingkat Kecamatan Sirapit tahun 2025. Sembari berpesan jangan pernah merasa puas dengan prestasi yang diraih, terus tingkatkan prestasi untuk mengejar cita-cita yang lebih tinggi.

Bagi yang belum berhasil meraih juara pada MTQ tahun ini, beliau meminta agar terus berlatih dan jangan putus asa, dalam bertanding menang dan kalah sudah biasa. Karena kegagalan adalah kemenangan yang tertunda.

“Jadikan pengalaman mengikuti MTQ ini sebagai pecutan untuk menempa semangat dan kembali mengasah kemampuannya sehingga di momen MTQ berikutnya kita bisa mempertahankan juaranya lagi, tutupnya. (tp110).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *