BeritaLangkatPemerintahan

PKK Desa Perkebunan Marike Gelar Pelatihan Anyaman Bambu Untuk Pemberdayaan Perempuan

×

PKK Desa Perkebunan Marike Gelar Pelatihan Anyaman Bambu Untuk Pemberdayaan Perempuan

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;

Langkat-Formappel. Com||Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Desa Perkebunan Marike kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemandirian ekonomi perempuan melalui kegiatan pelatihan kerajinan tangan, yang kali ini difokuskan pada praktek pembuatan anyaman bambu.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari, Kamis 18 Desember 2025- Jum’at 2025 ini dipusatkan di Balai Desa Perkebunan Marike dan diikuti oleh puluhan ibu rumah tangga serta anggota PKK setempat. Mereka tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan yang dipandu oleh instruktur kerajinan lokal.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Ketua TP PKK Desa Perkebunan Marike, Mariati menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali para perempuan desa dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha.

“Kami ingin para ibu di desa ini tidak hanya berperan di rumah tangga, tetapi juga mampu menghasilkan produk kreatif yang bernilai ekonomi. Anyaman bambu merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki potensi pasar cukup luas, baik untuk kebutuhan lokal maupun sebagai produk unggulan desa,” ujar Mariati.

Selain pelatihan teknis, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan berbagi inspirasi antar anggota PKK. Ke depan, TP PKK Desa Perkebunan Marike berencana mengembangkan kegiatan serupa dengan beragam keterampilan lain, sebagai bagian dari program pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Parlaungan Sormin menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, tetapi juga bentuk nyata komitmen pemerintah desa untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Bambu adalah potensi alam yang kita miliki melimpah. Dengan sentuhan kreativitas dan pelatihan yang tepat, bambu bisa menjadi sumber penghasilan baru bagi warga Desa Perkebunan Marike,”ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *