Daerah

HUT ke-86 GPA Deli Serdang: Dari Resepsi ke Aksi Nyata, Menyalakan Api Baru Perjuangan dan Kepedulian Umat

×

HUT ke-86 GPA Deli Serdang: Dari Resepsi ke Aksi Nyata, Menyalakan Api Baru Perjuangan dan Kepedulian Umat

Sebarkan artikel ini

HUT ke-86 GPA Deli Serdang: Dari Resepsi ke Aksi Nyata, Menyalakan Api Baru Perjuangan dan Kepedulian Umat

LUBUK PAKAM // FORMAPPEL.com –Bukan sekadar perayaan usia, Resepsi Hari Ulang Tahun (HUT) ke-86 Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA) Kabupaten Deli Serdang menjelma menjadi panggung deklarasi komitmen dan arah perjuangan baru. Digelar Kamis (15/01/2026) dalam suasana penuh kekeluargaan, kegiatan ini menegaskan bahwa GPA hadir bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk bergerak dan berbuat.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Ketua PD GPA Deli Serdang, Tarq Adel, menegaskan bahwa momentum HUT ke-86 harus menjadi titik balik penguatan peran GPA sebagai motor penggerak perjuangan Al Jam’iyatul Washliyah. Ia menolak keras jika organisasi hanya menjadi simbol struktural tanpa denyut pengabdian di tengah umat.

“Kami tidak ingin GPA sekadar tercatat dalam struktur. Kami ingin hadir, bekerja, dan memberi dampak nyata bagi umat serta Al Washliyah,” tegas Tarq Adel, disambut antusias para kader.

Resepsi ini kian bermakna karena menjadi agenda perdana kepengurusan baru GPA Deli Serdang, sekaligus dirangkai dengan santunan anak yatim. Bagi GPA, kepedulian sosial bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan roh perjuangan yang tak terpisahkan dari identitas organisasi.

“Santunan ini adalah wujud cinta dan keberpihakan GPA kepada umat. Dari kepedulian inilah keberkahan organisasi tumbuh dan menguat,” lanjutnya.

Ketua PD Al Washliyah Deli Serdang, M. Sholeh, S.Ag., M.H., yang turut hadir, memberikan apresiasi atas langkah awal GPA Deli Serdang. Ia menegaskan bahwa menyantuni anak yatim bukan hanya membawa kebahagiaan bagi penerima, tetapi juga menjadi sumber keberkahan dan penguat moral perjuangan kader.

“Semoga GPA Deli Serdang selalu menghadirkan yang terbaik. Kepedulian kepada anak yatim adalah keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Lebih jauh, M. Sholeh mengingatkan bahwa GPA memiliki posisi strategis dalam mengawal perjuangan Al Washliyah, baik di tengah masyarakat maupun dalam sinergi dengan pemerintah. Sejarah panjang Al Washliyah yang berdiri jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, menurutnya, menjadi pengingat bahwa perjuangan organisasi ini murni untuk umat, bukan kepentingan kelompok apalagi pribadi.

Dalam nada reflektif, ia juga menyoroti besarnya aset dan lembaga pendidikan Al Washliyah yang harus terus dijaga, dikelola, dan diperjuangkan keberlanjutannya. HUT ke-86 GPA dinilainya sebagai momentum tepat untuk mempertegas tanggung jawab kolektif seluruh organ bagian.

“Perjuangan Al Washliyah adalah menegakkan panji kebenaran ajaran Islam. Itu hanya bisa dilakukan dengan persatuan, gotong royong, dan rasa tanggung jawab yang kuat,” tegasnya.

Resepsi HUT ke-86 GPA Deli Serdang akhirnya menegaskan satu pesan penting: GPA tidak sedang merayakan usia, tetapi meneguhkan arah. Dengan dukungan HIMMAH, IPA, dan seluruh organ bagian Al Washliyah, GPA Deli Serdang menyatakan kesiapan berdiri di garda terdepan, mengabdi, mengawal, dan berjuang demi kemaslahatan umat dan bangsa. (Imam Sarianda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *