BeritaLangkatPeristiwa

Diduga Oknum Security PTPN IV Regional 2, Kebun Sawit Sebrang aniaya Warga Tanjung Putus Padang Tualang

×

Diduga Oknum Security PTPN IV Regional 2, Kebun Sawit Sebrang aniaya Warga Tanjung Putus Padang Tualang

Sebarkan artikel ini

Langkat- Formappel.com|| Diduga sejumlah oknum security PTPN IV Regional II, Kebun Sawit Sebrang, Kabupaten Langkat lakukan penganiayaa  hingga mengalami lembab di dada terhadap inisial, WA, warga dusun Sido Bangun hulu, Kelurahan Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang, kabupaten Langkat.

Pasalnya hingga kini, WA (korban) masih trauma, mengalami memar didada dan mendapatkan perawatan di RS Putri Bidadari.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Kejadian bermula, pada Jum’at (30/1/26) sekitar pukul 16.00 Wib, saat ditempat kejadian perkara (TKP) WA diamankan beberapa security PTPN IV Regional II Kebun Sawit Sebrang, Kabupaten Langkat, lantaran WA kedapatan diduga mengambil tandan buah segar (TBS), beralamat di Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat

Hal ini dibenarkan oleh pihak keluarga korban yakni S (adik korban) kepada wartawan melalui aplikasi Whatsapp, Minggu (1/2/26).

“Saya mengetahui abang saya (korban) dari beberapa saksi warga setempat, bahwa abang saya, WA (korban) sekitar pukul 17.00 Wib, dibawa keareal pabrik kelapa sawit milik PTPN IV Regional 2 Sawit Sebrang, dan diduga dianiaya oleh beberapa oknum security PTPN IV Regional 2 Kebun Sawit Sebrang, kemudian di bawa ke Polres Langkat dituduh mencuri buah tandan segar (TBS), padahal abang saya tidak ada melakukan pencurian tersebut, karena tidak ada barang bukti, bahkan barang bukti tersebut diambil oleh oknum security tersebut dari dalam pabrik kelapa sawit (PKS), ujar S.

Selanjutnya, setelah saya bersama ibu saya, menuju Polres Langkat, namun tiba di Polres Langkat abang saya sudah dikeluarkan, karena abang saya tidak ada barang bukti hasil curian buah tandan buah segar (TBS) tersebut.

Adik korban, S menjelaskan, akan membawa kasus ini keranah hukum jika tidak ada niat baik dari pihak PTPN IV Regional 2,Kebun Sawit Sebrang.

Sementara, WA membenarkan dibawa ke Polres Langkat dan sempat diminta keterangan dengan di takut-takuti akan disetrom untuk mengakui perbuatan tersebut.

“Saya diperiksa dilantai atas, Polres Langkat,saya tidak tahu itu ruangan Reskrim, atau ruangan unit apa, dan saya ditakut-takuti akan disetrom agar saya mengakui, perbuatan tersebut.

Disinggung apakah sempat terjadi penyetruman, di Polres Langkat, WA mengatakan, tidak terjadi.

” Hanya menakut-nakuti, supaya saya mengaku, saya tidak melakukan, ya saya berkeras tidak ada melakukan om, dan saya tidak mau menandatangani hasil pemeriksaan, “ujarnya.

Sambungnya, karena pada sewaktu kejadian tersebut saya ingin memancing dan melintasi areal kebun tersebut.

Ia juga mengatakan, yang melakukan penganiayaan tersebut ada empat orang security.

” Seingat saya ada empat orang, dua diantaranya saya kenal, namun namanya saya tidak tau persis, hanya nama panggilan, yaitu Sikus dan Gombloh, “pungkasnya.

Hingga berita ini ditayangkan pihak manager PTPN IV Regional 2,Kebun Sawit Sebrang belum dapat terkonfirmasi. Pihak keluarga korban juga berharap agar pihak manager PTPN IV Regional 2,Kebun Sawit Sebrang ada itikad baik sebelum pihak keluarga korban membawa ranah ini ke jalur hukum dan pihak Kepolisian Sektor (Sektor) Padang Tualang, jajaran Polres Langkat, untuk dapat menindaklanjuti perkara ini,agar keluarga korban mendapatkan keadilan hukum.(Tp110)

Editor : Tolhas Pasaribu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *