Daerah

Wujud Nyata Selamatkan Kekayaan Negara: Rp173,6 Miliar Timah dan LTJ Ilegal Disikat TNI AL di Laut Babel

×

Wujud Nyata Selamatkan Kekayaan Negara: Rp173,6 Miliar Timah dan LTJ Ilegal Disikat TNI AL di Laut Babel

Sebarkan artikel ini

 

Wujud Nyata Selamatkan Kekayaan Negara: Rp173,6 Miliar Timah dan LTJ Ilegal Disikat TNI AL di Laut Babel

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

JAKARTA // FORMAPPEL.com –
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) menegaskan komitmennya menjaga kedaulatan laut dan kekayaan alam bangsa dengan menggelar latihan Anti Akses dan Anti Amfibi berskala besar di wilayah Bangka Belitung (Babel), Minggu (15/2/2026). Latihan strategis ini disaksikan langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dr. (HC) Hidayat Arsani,S.E,.

Latihan ini menjadi yang pertama digelar dengan mengintegrasikan teknologi terbaru TNI AL, mulai dari drone surveillance, drone kamikaze, hingga Mobile Command Center. Sejumlah unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dikerahkan dalam skenario operasi terpadu, termasuk KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan KRI Brawijaya-320 yang melaksanakan penembakan meriam 76 MM serta aksi Visit Board Search and Seizure (VBSS).

Kekuatan udara dan pendarat turut memperkuat demonstrasi operasi, dengan pelibatan Pesawat Patroli Maritim CN-235 MPA, helikopter Panther, Camcopter, serta pasukan pendarat Korps Marinir yang melakukan manuver amfibi. Roket MLRS Marinir menghantam sasaran dalam simulasi pertahanan pantai, memperlihatkan kesiapan tempur TNI AL dalam menghadapi berbagai ancaman laut modern.

Tak hanya unjuk kekuatan militer, TNI AL juga memamerkan hasil Operasi Keamanan Laut (Opskamla) yang bersinergi dengan Satlap Tri Cakti. Sepanjang 2025 hingga 2026, aparat berhasil mengamankan 496,892 ton timah dan 10.762,117 ton logam tanah jarang (LTJ) seperti zircon, ilmenite, dan monazite. Total estimasi nilai yang diamankan mencapai Rp173,6 miliar.

Menurut Kasal, latihan ini sekaligus menjadi bagian dari langkah konkret menindak penyelundupan timah yang merupakan perintah langsung Presiden RI, Prabowo Subianto. Bangka Belitung disebut memiliki sumber daya alam strategis yang tidak boleh bocor ke tangan asing.

Keberhasilan ini menjadi pesan tegas bahwa laut Indonesia bukan ruang bebas bagi pelaku illegal mining dan penyelundupan. TNI AL tak hanya siap tempur menjaga kedaulatan, tetapi juga berdiri di garda terdepan menyelamatkan kekayaan negara demi kepentingan rakyat dan masa depan bangsa. (Hendra Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *