Daerah

Hangatkan Ukhuwah Jelang Ramadan, Kader HIMMAH Batu Bara Gelar Punggahan Penuh Makna dan Kebersamaan

×

Hangatkan Ukhuwah Jelang Ramadan, Kader HIMMAH Batu Bara Gelar Punggahan Penuh Makna dan Kebersamaan

Sebarkan artikel ini

 

Hangatkan Ukhuwah Jelang Ramadan, Kader HIMMAH Batu Bara Gelar Punggahan Penuh Makna dan Kebersamaan

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

BATU BARA // FORMAPPEL.com –
Seluruh kader Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (HIMMAH) Kabupaten Batu Bara melaksanakan tradisi ‘Punggahan’ sebagai bentuk persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kegiatan ini dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh kekhidmatan dan nuansa kekeluargaan. Rabu 18/2/2026

Tradisi punggahan merupakan budaya yang telah mengakar di tengah masyarakat dan menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, serta membersihkan hati sebelum memasuki bulan penuh keberkahan. Dalam kegiatan tersebut, para kader HIMMAH berkumpul, berdoa bersama, dan menguatkan nilai-nilai kebersamaan sebagai sesama mahasiswa dan kader Himpunan Mahasiswa Al Washliyah.

Ketua Pimpinan Cabang HIMMAH Batu Bara Muhammad Yassir Pratama, menyampaikan bahwa tradisi punggahan memiliki makna penting bagi kader HIMMAH sebagai langkah awal menyambut Ramadan dengan kesiapan lahir dan batin.

“Punggahan ini bukan sekadar tradisi, tetapi menjadi ruang refleksi bagi seluruh kader untuk saling memaafkan, memperkuat ukhuwah, dan menata kembali niat dalam menjalani ibadah serta aktivitas kemahasiswaan di bulan Ramadan,” ujar Yassir.

Ia juga menambahkan bahwa sebagai kader HIMMAH diharapkan mampu menjadikan Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas diri, baik dalam aspek spiritual, intelektual, maupun sosial kemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, HIMMAH Batu Bara berharap seluruh kader dapat memasuki bulan Ramadan dengan hati yang bersih, semangat kebersamaan yang kuat, serta komitmen untuk menjalankan aktivitas akademik dan organisasi secara lebih produktif dan bermakna.

Tradisi punggahan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan dalam ruang akademik, tetapi juga aktif menjaga nilai budaya dan spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat. (Imam Sarianda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Asahan//Formappel.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan menggelar Press…