Solidaritas Tanpa Batas, IWO Sumut Turun Langsung Bantu Wartawan Korban Bencana di Sibolga–Tapteng
SIBOLGA // FORMAPPEL.com –
Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online Sumatera Utara (PW IWO Sumut), menunjukkan aksi nyata solidaritas, menyerahkan bantuan kepada para pengurus dan anggota Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) yang terdampak bencana alam di Sibolga dan Tapanuli Tengah (Tapteng), pada 25 November 2025 lalu.
Penyerahan bantuan ini dipimpin langsung oleh Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Wartawan Online Sumatera Utara (PW IWO Sumut) Amri Abdi, S.I.Kom, Jumat (27/2/2026) malam, sebagai bentuk empati dan dukungan moril bagi anggota yang sedang mengalami masa sulit akibat musibah yang melanda kawasan pesisir barat Sumut tersebut.
Amri Abdi, S.I.Kom mengatakan, bencana hiderometerologi tidak hanya menyentuh kalangan masyarakat umum namun juga para wartawan. Meski demikian, dedikasi wartawan di bawah bendera IWO dalam menyampaikan pemberitaan ke publik sangat pantas diapresiasi.
“Kita belum menggalang dana dari kemitraan, ini murni partisipasi dari teman-teman Pengurus Pusat, PW dan PD se Sumut. Sebagai bentuk keprihatinan terhadap pengurus serta anggota IWO di Sibolga-Tapteng yang terdampak,” ucap Amri di Sibolga, Jumat (27/2/2026) malam.
Ketua IWO Sibolga-Tapteng Benny Setiawan mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Ketum, PW dan PD yang turut membantu meringankan beban wartawan di Tapteng.
Pria yang akrab disapa BS ini melaporkan, bahwa banjir bandang telah merusak rumah beserta isinya. Adapun wartawan IWO yang terdampak parah antara lain Benny, Samsul, bahkan Rossy Hutabarat hingga kini masih mengungsi ke rumah kerabat.
“Di tengah jeritan sulitnya situasi dan ekonomi, kami tetap mengawal informasi untuk kepentingan publik agar percepatan pemulihan pasca bencana Sibolga Tapteng tak luput dari fokus pemerintah pusat,” terang Benny.
Sementara itu, Ketua Umum PP IWO, H Teuku Yudhistira, M. I. Kom mengapresiasi kepedulian rekan-rekan PP dan PW IWO Sumut yang menunjukkan rasa empati dan kepedulian atas bencana yang melanda Sumatera khususnya di Sumatera Utara.
“Bagi kami, IWO ini bukan hanya organisasi profesi, tapi juga disini kita terikat dalam persaudaraan yang telah ditanamkan sejak awal dan harus terus dijaga. Sehingga, suka dan duka bisa kita rasakan bersama meskipun apa yang kita salurkan belum bisa mengganti kerugian rekan-rekan kita yang menjadi korban secara keseluruhan,” ucapnya.
Di samping itu, Yudhistira juga berharap, apa yang disalurkan melalui PW IWO Sumut, bisa menjadi penjemput semangat rekan-rekan di PD IWO Sibolga – Tapteng, yang menjadi korban bencana.
“Tentu tidak ada dari kita yang mau jadi korban bencana. Tapi tentunya kita tidak bisa menolak takdir dan cobaan Allah SWT. Sebagai umat-Nya kita hanya bisa berusaha agar segera bangkit dan tidak terlalu larut dalam kesedihan,” pungkasnya. (Hendra Gunawan)






















