Daerah

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Hutama Karya Siapkan Tol Palembang–Betung Sepanjang 53,2 Km

×

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Hutama Karya Siapkan Tol Palembang–Betung Sepanjang 53,2 Km

Sebarkan artikel ini

 

Dukung Kelancaran Mudik Lebaran 2026, Hutama Karya Siapkan Tol Palembang–Betung Sepanjang 53,2 Km

SUMATERA SELATAN // FORMAPPEL.com – PT Hutama Karya (Persero) menyatakan kesiapan untuk mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Palembang–Betung guna mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan seiring progres pembangunan yang telah mencapai 79,40 persen serta penguatan koordinasi lintas instansi guna memastikan keselamatan, kelancaran lalu lintas, dan kualitas layanan bagi para pengguna jalan.

Meskipun masih berstatus fungsional, Hutama Karya memastikan ruas tol yang akan dibuka telah melalui tahapan pengecekan menyeluruh dan memenuhi standar keselamatan sehingga layak dilalui masyarakat selama periode operasional yang ditetapkan.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menjelaskan bahwa dalam skema fungsional tersebut perusahaan akan membuka ruas yang masih dalam tahap konstruksi sepanjang kurang lebih 53,2 kilometer, mulai dari STA 42+500 hingga STA 95+700 pada Jalur A dan Jalur B.

“Pengoperasian fungsional ini ditujukan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas serta memperlancar mobilitas masyarakat selama puncak perjalanan mudik dan arus balik Lebaran 2026,” ujar Mardiansyah.

Sebagai bagian dari kesiapan operasional, Hutama Karya menyiapkan Barrier Gate Temporary di STA 41+700 yang akan berfungsi sebagai titik tapping bagi pengguna jalan yang sebelumnya melintasi Jalan Tol Kayuagung–Palembang.

Selain itu, perusahaan juga menyiapkan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di STA 71+200 pada Jalur A dan Jalur B. Fasilitas tersebut dilengkapi dengan utilitas pendukung seperti listrik dan air bersih guna memastikan kenyamanan pengguna jalan selama periode operasional fungsional.

Untuk menjamin kelancaran layanan, Hutama Karya juga melakukan percepatan penyelesaian konstruksi pada sejumlah titik kritis yang berpotensi memengaruhi arus lalu lintas. Kesiapan operasional diperkuat melalui penyediaan perangkat transaksi di barrier gate temporary, dukungan petugas untuk mengantisipasi potensi gangguan teknis, serta penyiagaan kendaraan operasional dan personel yang kompeten dalam menangani kondisi darurat.

Dari sisi pengaturan lalu lintas, Hutama Karya menyiapkan skema manajemen arus kendaraan melalui penempatan petugas di titik-titik strategis serta koordinasi intensif dengan instansi terkait guna mengantisipasi kepadatan kendaraan selama periode Lebaran.

Perusahaan juga memastikan kelengkapan perangkat keselamatan jalan, mulai dari rambu lalu lintas, marka sementara, penerangan jalan, barrier pengaman hingga berbagai perlengkapan keselamatan lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Informasi mengenai kondisi ruas fungsional, pola lalu lintas, akses masuk dan keluar, serta imbauan keselamatan akan disampaikan secara real-time kepada masyarakat melalui berbagai kanal informasi resmi.

“Fungsional Tol Palembang–Betung merupakan bagian dari komitmen kami dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Hutama Karya akan memastikan layanan berjalan optimal dengan mengedepankan keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan pengguna jalan,” jelas Mardiansyah.

Sebelumnya, Hutama Karya bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan juga telah melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan jalur dan fasilitas Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) guna memastikan operasional fungsional dapat berjalan optimal selama periode Lebaran.

Hutama Karya juga menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan Jalan Tol Palembang–Betung agar dapat beroperasi penuh sesuai rencana. Kehadiran jalan tol ini diyakini akan memperkuat konektivitas wilayah, memangkas waktu tempuh perjalanan dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan dan kawasan sekitarnya.

Sebagai bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatera, Jalan Tol Palembang–Betung Seksi 1 Palembang–Rengas dan Seksi 2 Rengas–Pangkalan Balai memiliki panjang total 54,5 kilometer. Ruas ini dilengkapi dua gerbang tol, yakni Gerbang Tol Rengas dan Gerbang Tol Pangkalan Balai, serta sejumlah infrastruktur utama termasuk Jembatan Musi V sepanjang 1.684 meter yang menjadi salah satu struktur penting dalam proyek tersebut. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *