BeritaLangkat

Kemenpar Berkolaborasi Dengan ILO dan Bank Indonesia Dorong Pariwisata Hijau Bagi UMKM Di Langkat

×

Kemenpar Berkolaborasi Dengan ILO dan Bank Indonesia Dorong Pariwisata Hijau Bagi UMKM Di Langkat

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 43;

 

Langkat-Formappel. Com|| Kementerian Pariwisata (Kemenpar) berkolaborasi dengan Organisasi Ketenagakerjaan Internasional/Internasional Labour Organization (ILO) dan Bank Indonesia (BI), sepakat mendorong transisi pariwisata hijau bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan desa wisata di Kabupaten Langkat. Pelatihan Green Touristm Bagi UMKM di gelar di halaman kantor desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok, Kabur Langsung, Selasa (19/8/25) pukul 15.00 Wib.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Dihadiri oleh Camat Bahorok Robby Deritawan Sitepu, SE, MAP, Kepala Desa Timbang Lawan, Malik Nasution, Kepala Desa Simpang Pulo Rambung Ngamanken, Koordinator Pajak Kecamatan Bahorok, Tugianto, Kepala Desa Sampe Raya M. Bahagia Ginting, Bupati Langkat Syah Afandin, Asisten Deputi Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kementerian Pariwisata Republik Indonesia Ika Kusuma Permana Sari, Kadis Pariwisata Langkat, Nur Ely Rambe, National Programe Officer Internasional Labour Organization (ILO) Indonesia, Dina Novita Sari, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Langkat Indri Nugreani, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rudy Brando Hutabarat, Master Trainer ILO, Rini Wahyu Hariyani, Executive Director Sustainable Tourism Initiative, Nukue Novia Andriani, Finance and General Marketing Sustainable Tourism Initiative, Bernadet Sihombing, Pelaku Usaha, UMKM Kecamatan Bahorok.

Program Pelatihan Green Tourism, Mendukung Upaya Pemerintah Indonesia Mewujudkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ramah Lingkungan

Asisten Deputi bidang Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kemenpar Ika Kusuma Permana Sari dalam sambutannya, Kolaborasi multi pihak yaitu, Kemenpar, ILO dan Bank Indonesia dapat diwujudkan secara nyata bagi kita bersama, dalam hal ini, ILO, Bank Indonesia, Straive dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Langkat dan juga Pemerintah Desa Timbang Jaya. Bersama-sama, kami menghadirkan program pelatihan yang bukan hanya meningkatkan kapasitas SDM dan juga kapasitas usaha tetapi juga menguatkan semangat pariwisata hijau.

“Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis tetapi juga membangun menset wira usaha berkelanjutan, pemahaman tentang green bisnis, keterampilan, literasi keuangan serta kemampuan memasarkan produk dengan pendekatan ramah lingkungan, ” ujarnya.

Kemudian, para fasilitator dan straive yang telah mendapatkan pembinaan dari ILO dan Kemenpar di Yogyakarta beberapa waktu yang lalu.

“Program pelatihan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah kabupaten Langkat, khususnya pemerintah kecamatan Bahorok dalam beralih ke perekonomian yang lebih hijau, sirkular, tangguh, inklusif dan kaya lapangan kerja, ” kata Ika.

Pariwisata hijau bukan hanya untuk menjaga alam, tetapi bagaimana UMKM Desa wisata dapat berkembang dan dapat menciptakan lapangan pekerjaan, budaya lokal dan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dengan kapasitas yang semakin kuat para pelaku UMKM desa wisata akan semakin siap untuk bersaing dikanca nasional maupun internasional.

Ika Kusuma Permana Sari juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Langkat Syah Afandin, SH, dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Langkat atas dukungan terhadap penyelenggaraan kegiatan ini dan kami sampaikan kepada tim ILO dan tim master trainer yang selalu eksis mendampingi para UMKM dan peserta untuk memastikan penerapan praktek bisnis hijau secara berkelanjutan untuk memperkuat UMKM di industri pariwisata dan mengucapkan terima kasih kepada perwakilan Bank Indonesia Sumatera Utara atas kontribusinya untuk program ini.

Sinergi Antar Lembaga Contoh Konkrit Kolaborasi Pembangunan Berkelanjutan

Sementara National Programme Officer Internasional Labour Organization (ILO) Indonesia, Dina Novita Sari mengatakan, Pemerintah Kabupaten Langkat khususnya Desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok sangat luar biasa potensi wisatanya.

“Saya baru pertama sekali ini ke Langkat,khususnya ke Desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok, ternyata potensi Desa Timbang Jaya berpotensi sebagai Desa penyangga di sektor pariwisata yang luar biasa,dimana adanya turis dari luar,” ungkapnya.

Ia juga menyebutkan bahwa sinergi antar lembaga ini adalah contoh konkrit kolaborasi pembangunan berkelanjutan.

Dina Novita Sari menambahkan, melalui pelatihan ini para trainer desa wisata dapat memahami apa itu pariwisata hijau.

“Ditengah krisis lingkungan, kami bersama Kemenpar dan Bank Indonesia bekerja sama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan tetap menjaga harmoni alam, ” ujar Dina Novita Sari.

Selanjutnya, pelatihan ini tidak berhenti sampai disini saja, dalam arti para peserta UMKM ini untuk dibimbing agar mampu mengembangkan, menghadirkan, dan memperkuat ekosistem pengusaha yang peduli dan memahami pentingnya pariwisata yang ramah lingkungan.

“Selama pelatihan, peserta mendalami berbagai materi untuk menunjang pariwisata berkelanjutan antara lain strategi membangun usaha pariwisata ramah lingkungan, manajemen keuangan untuk UMKM pariwisata, dan implementasi praktek bisnis hijau, “ujarnya.

Bank Indonesia Apresiasi Capaian Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Langkat dan Memberikan Dukungan Untuk Penguatan UMKM Desa Dan Serahkan Bantuan Kepada UMKM Desa

Di kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Rudy Brando Hutabarat, mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Kabupaten Langkat yang berada di kisaran 4-7%, dan menyatakan Bank Indonesia siap memberikan dukungan untuk penguatan UMKM desa, baik dari segi kapasitas maupun peralatan. Sebagai bentuk konkret, Bank Indonesia menyerahkan bantuan satu set mesin branding karung beras lokal lengkap dengan alat sablon dan mesin jahit kepada kelompok tani Karya Tani, guna memperkuat daya saing produk lokal.

Pemerintah Kabupaten Langkat Dukung Pariwisata Hijau Dan Menyatakan Akan Memperluas Program Pariwisata Hijau dan Ekonomi Lokal Melalui UMKM

Terpisah Bupati Langkat Syah Afandin, SH dalam sambutannya, menyambut baik program Green Tourism Bagi UMKM dari Kemenpar yang berkolaborasi dengan ILO dan Bank Indonesia untuk perekonomian masyarakat yang berkelanjutan dan menyatakan akan memperluas program ke destinasi wisata lainnya.

“Kami akan meminta program serupa diterapkan di lokasi wisata lain. Selain membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat, konsep ekonomi hijau ini akan menjadi penjaga alam Langkat yang berharga, ” tegasnya.

Diakhir acara Bank Indonesia menyerahkan bantuan mesin branding karung beras dan alat sablon, mesin jahit kepada UMKM Desa Timbang Jaya Kecamatan Bahorok dan juga, dan masing-masing menyerahkan cendra mata. (tp110)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *