BeritaLangkat

Gubernur Bobby Nasution Respon Cepat Keluhan Warga Bahorok

×

Gubernur Bobby Nasution Respon Cepat Keluhan Warga Bahorok

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 38;

 

Langkat-Formappel. Com|| Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution pada kunjungan kerjanya di Kabupaten Langkat, tepatnya di dusun Pasar Rodi Desa Empus Kecamatan Bahorok, mendengarkan langsung keluhan warga Kecamatan Bahorok, terkait infrastruktur jalan lintas wisata Bukit Lawang sekitar 15 tahun tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Pada acara tatap muka dengan tokoh masyarakat Kecamatan Bahorok disalah satu warung kopi di dusun Pasar Rodi Desa Empus, Kecamatan Bahorok, pada Jum’at (26/9/25), Gubernur Bobby Nasution akhirnya memberikan respon atas keluhan panjang warga Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Ia mengatakan bahwa perbaikan akan dimulai tahun 2026 sekitar bulan Februari 2026 dengan pembangunan sepanjang 5 kilometer sebagai tahap awal.

Ruas jalan yang dimaksud merupakan akses vital menuju destinasi wisata Bukit Lawang yang terkenal hingga mancanegara. Kondisi ini telah lama menjadi sorotan dan harapan masayarakat setempat untuk segera diperbaiki.

Rencana Perbaikan Jalan Lintas Wisata Bukit Lawang

Gubernur Bobby Nasution kepada awak media Gubernur Bobby Nasution menjelaskan bahwa total panjang ruas jalan menuju destinasi wisata Bukit di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, mencapai sekira 54,5 kilometer. Kondisi jalan ini telah mengalami kerusakan parah selama puluhan tahun, sehingga menyulitkan mobilitas warga dan wisatawan yang melintas.

“Untuk tahun depan kita akan merencanakan pembangunan sepanjang 5 kilometer terlebih dahulu, ” ujar Bobby Nasution. Ia menambahkan, bahwa perbaikan infrastruktur jalan akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan keterbatasan anggaran pemerintah provinsi.

Bobby Nasution juga menekankan pentingnya konstruksi yang kokoh sebagai penahan jalan, baik di sisi kanan maupun kiri. Hal ini bertujuan untuk memastikan daya tahan infrastruktur jalan yang diperbaiki dan mencegah kerusakan serupa di masa mendatang, termasuk pembangunan dranase yang baik untuk menghindari banjir, “imbuhnya.

Diketahui Bukit Lawang merusak merupakan destinasi wisata yang terletak sekitar 120 kilometer dari Kota Medan, menawarkan hutan hujan tropis serta habitat satwa langka. Keindahan alamnya, seperti aliran sungai Bahorok yang jernih, telah menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

*Harapan Warga, Pengawasan Pengerjaan Yang Lebih Ketat, Dan Dukungan Pemerintah Terkait

Sebelumnya,Tokoh Masyarakat Melayu Kecamatan Bahorok Hasan Basri Kicun mengatakan, bahwa perbaikan infrastruktur jalan lintas wisata Bukit Lawang terakhir diperbaiki sekitar tahun 2010 ( 15 tahun lalu). Selama ini, upaya perawatan dilakukan oleh masyarakat setempat (swadaya) dibantu dari pihak perusahaan perkebunan sawit yang ada di Kecamatan Bahorok untuk penimbunan.

“Perawatan dilakukan dengan swadaya masyarakat dibantu oleh pihak perusahaan perkebunan sawit yang ada di Kecamatan Bahorok, ” ujar Hasan Basri Kicun.

Hasan Basri Kicun juga menambahkan, agar pihak pemerintah provinsi juga membuat peraturan terkait beban tonase bagi truk yang mengangkut matrial batu atau beskos di Galian C.

Selain itu Hasan Basri Kicun berharap agar perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Langkat ini dapat segera terealisasi dengan pengawasan pengerjaan yang lebih ketat. Ia juga menyoroti perlunya pembenahan gorong-gorong sekitar 300 meter dari Masjid Haqqul Yakin menuju Polsek Bahorok yang rawan banjir sehingga dapat merendam SD di sekitarnya.

Sementara Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Fraksi Partai Golkar Jon Binsar Ketaren, mengapresiasi terhadap pembangunan sektor pariwisata di Kecamatan Bahorok. Ia juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk memberikan dukungan penuh dalam upaya perbaikan infrastruktur ini.

Di kesempatan yang sama Kepala Desa Timbang Lawan Malik Nasution mengusulkan agar pembangunan penahan ruas jalan juga dilakukan oleh Pemprov Sumut.

“Ada sepanjang 150 meter di kanan dan kiri titi gantung di Desa Timbang Lawan guna melindungi rumah warga dari potensi longsor, ” ungkap Malik, menyoroti kebutuhan mendesak untuk melindungi rumah warga.(tp110)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *