BeritaLangkatPeristiwa

Polsek Salapian Tangkap Pelaku Penganiayaan

×

Polsek Salapian Tangkap Pelaku Penganiayaan

Sebarkan artikel ini

 

Langkat-Formappel.Com||Tim Unit Reskrim Polsek Salapian menindaklanjuti kasus penganiayaan yang terjadi di Simpang Glugur Desa Turangi Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat, Selasa (2/12) pagi.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan personel Unit Reskrim Polsek Salapian yang dipimpin Kanit Reskrim Iptu Bujur H Sianturi dapat menangkap seorang pelaku berinisial AE alias Dedek.

Penangkapan terhadap  pelaku penganiayaan itu pun dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Salapian Iptu Bujur H Sianturi saat dihubungi awak media, Minggu (21/12). Ia mengatakan terhadap  pelaku penganiayaan  AE alias Dedek sudah ditahan di Mapolsek Salapian.

“Kasus penganiayaan itu ketika korban inisial FA berada di dalam warung. Kemudian datang kelompok Betmen CS melakukan penganiayaan yang menyebabkan korban terluka,” katanya.

Lebih lanjut, Bujur mengungkapkan kasus penganiayaan itu dilaporkan korban FA ke Mapolsek Salapian. Setelah menerima laporan korban personel melakukan olah TKP serta penyelidikan dan berhasil menangkap salah seorang pelaku berinisial AE alias Dedek.

“Sementara untuk diduga pelaku  lainnya yakni Betmen, AOS, RSS, AEAS, dan S masih dalam pengejaran,” ungkapnya bahwa Polsek Salapian berkomitmen dalam menangkap pelaku penganiayaan tersebut.

“Motif dari kasus penganiayaan itu karena masalah pribadi antara korban dan para pelaku.

Menyikapi belum tertangkapnya EPB alias Betmen, Iptu B. Sianturi mengatakan, telah ditetapkan Daftar Pencarian Orang (DPO).

Untuk tersangka inisial EPB alias Betmen masih dalam pengejaran,”ujar Iptu B. Sianturi,SE.

Ia juga menghimbau bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan EPB alias Betmen, untuk segera menghubungi Polsek Salapian.

“Pada kesempatan ini kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Salapian agar memberikan informasi tentang keberadaan kelompok EPB alias Betmen CS,” pungkasnya.(Tolhas Pasaribu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *