Daerah

Satu Dekade MBS Menggema: SEC Institut SEBI Guncang Kampus Lewat MBS Day 2025

×

Satu Dekade MBS Menggema: SEC Institut SEBI Guncang Kampus Lewat MBS Day 2025

Sebarkan artikel ini

 

Satu Dekade MBS Menggema: SEC Institut SEBI Guncang Kampus Lewat MBS Day 2025

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

JAKARTA // FORMAPPEL.com —
Satu dekade bukan sekadar angka. Ia adalah jejak perjuangan, konsistensi, dan visi besar. Program Studi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Institut SEBI menandai usia ke-10 dengan gebrakan besar melalui MBS Day 2025, sebuah perayaan penuh makna yang digelar oleh Sebi Entrepreneur Community (SEC), Senin (23/12/2025).

Mengusung tema “Sharia Economy as a Pillar of National Economic Resilience”, kegiatan ini berlangsung megah di Aula SEBI Hall, Kampus Institut SEBI, Depok. Sejak pukul 08.00 WIB, atmosfer kampus dipenuhi semangat intelektual, kepedulian sosial, dan geliat kewirausahaan yang menyatu dalam satu perhelatan akbar.

MBS Day 2025 bukan sekadar seremoni. Ia menjadi ruang refleksi dan deklarasi komitmen bahwa ekonomi syariah bukan wacana pinggiran, melainkan fondasi strategis bagi ketahanan ekonomi nasional. Mahasiswa, sivitas akademika, hingga tamu undangan larut dalam rangkaian agenda yang sarat makna dan aksi nyata.

Sejumlah kegiatan strategis mewarnai perayaan ini, mulai dari Seminar Ekonomi Syariah, Sharing with Prodi, Aksi Kepalestinaan, hingga santunan sosial bagi anak yatim, dhuafa, dan lansia. MBS Day 2025 menjelma sebagai panggung kepedulian sekaligus intelektualitas.

Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya Bazar Kewirausahaan Mahasiswa di halaman depan SEBI Hall. Bazar ini bukan hanya ajang jual beli, melainkan bukti hidup bahwa semangat entrepreneur muda telah tumbuh dan berdenyut di lingkungan Institut SEBI. Kreativitas, keberanian, dan inovasi mahasiswa terpajang nyata di hadapan publik.

Puncak intelektual acara ditandai dengan Seminar Ekonomi Syariah yang menghadirkan sosok inspiratif, Asyam Muhammad Mumtaz, alumni Manajemen Bisnis Syariah Institut SEBI. Dengan narasi jujur dan penuh energi, Mumtaz membuka tabir perjalanan bisnisnya dari titik nol hingga mampu mencetak omzet sekitar Rp120 juta dengan total penjualan lebih dari 2.200 produk.

Di hadapan peserta, Mumtaz menekankan satu prinsip krusial: kualitas adalah harga mati. Ia mengingatkan agar pelaku usaha tidak terjebak dalam perang harga yang merusak nilai.
“Tidak perlu takut dengan harga. Yang terpenting adalah terus meningkatkan kualitas,” tegasnya.

Menurutnya, kebiasaan konsumen yang terus menawar harga sering kali mencerminkan lemahnya persepsi terhadap nilai produk. Karena itu, kepercayaan diri pelaku usaha terhadap kualitas produknya menjadi kunci keberlanjutan bisnis.

Tak berhenti di situ, Mumtaz juga menyoroti pentingnya kemasan dan branding sebagai identitas usaha. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa bisnis berbasis syariah harus berdiri di atas nilai amanah dan tanggung jawab. Kesalahan dalam proses usaha bukan untuk disangkal, melainkan diselesaikan secara profesional dan beretika.

Dengan nada penuh motivasi, Mumtaz mendorong mahasiswa Institut SEBI agar berani memilih jalan wirausaha pasca kelulusan. Baginya, kemandirian ekonomi generasi muda adalah kontribusi konkret bagi masa depan bangsa.

“Alasan kamu sangat menginginkan sesuatu adalah karena versi dirimu di masa depan sudah memilikinya,” ucapnya, disambut tepuk tangan peserta.

Ia menutup pemaparannya dengan penegasan bahwa setiap pencapaian besar berawal dari keinginan kuat dan komitmen yang konsisten, pesan yang diharapkan mampu membakar semangat juang mahasiswa dalam menapaki dunia bisnis syariah.

Melalui MBS Day 2025, Program Studi Manajemen Bisnis Syariah Institut SEBI kembali menegaskan posisinya sebagai kawah candradimuka lahirnya entrepreneur syariah yang berdaya saing, berintegritas, dan siap menjadi pilar ketahanan ekonomi nasional. (Imam Sarianda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *