Menutup 2025 dengan Aksi Nyata: LPM Patumbak Tebar Berkah, Khitanan Massal hingga Donor Darah untuk Kemanusiaan
DELI SERDANG // FORMAPPEL.com —
Di tengah euforia pergantian tahun yang kerap diwarnai pesta dan hura-hura, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Patumbak memilih jalan berbeda. Menutup kalender tahun 2025, LPM Patumbak justru hadir dengan aksi kemanusiaan yang menyentuh nurani: khitanan massal, santunan dhu’afa, dan donor darah.
Dibingkai dalam kegiatan “Refleksi Akhir Tahun”, rangkaian aksi sosial ini akan digelar pada Selasa, 30 Desember 2025, bertempat di Panti Asuhan Al Munawaroh, Jalan Advokat Raya, Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Bukan sekadar agenda seremonial, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sekaligus penegasan peran LPM sebagai garda terdepan pengabdian sosial di tengah masyarakat.
Tiga Aksi, Satu Semangat Kemanusiaan
LPM Patumbak menyiapkan tiga program utama yang langsung menyasar kebutuhan mendasar warga:
1. Khitanan Massal:
Diperuntukkan bagi anak-anak panti asuhan dan keluarga kurang mampu, sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda.
2. Santunan Dhu’afa:
Tali kasih bagi warga yang membutuhkan, menghadirkan kehangatan dan harapan di penghujung tahun.
3. Aksi Donor Darah:
Mengajak masyarakat berbagi kehidupan, memperkuat stok darah demi menyelamatkan sesama.
Ketua LPM Kecamatan Patumbak, Jaya Suprada, S.Pd, menegaskan bahwa refleksi akhir tahun ini bukan sekadar evaluasi, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Kami ingin menutup tahun 2025 dengan berbagi. Ini bukan rutinitas, tapi panggilan nurani untuk hadir dan bermanfaat bagi anak-anak panti serta kaum dhu’afa di sekitar kita,” ujar Jaya Suprada.
Sejalan Arahan LPM Kabupaten
Jaya Suprada juga menekankan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi langsung dari arahan Ketua LPM Kabupaten Deli Serdang, Wildan Depari, M.Pd, yang mendorong seluruh jajaran LPM di tingkat kecamatan agar aktif, progresif, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Ketua Wildan Depari selalu menegaskan bahwa LPM harus hadir, bekerja, dan memberi dampak nyata. Semangat itulah yang kami wujudkan melalui kegiatan ini,” tegasnya.
Harapan di Ujung Tahun:
Seluruh persiapan terus dimatangkan agar pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan optimal. Pemilihan lokasi Panti Asuhan Al Munawaroh dinilai strategis karena mudah dijangkau warga sekitar.
Menutup pernyataannya, Jaya Suprada berharap doa dan dukungan semua pihak agar niat baik ini dapat terlaksana tanpa hambatan.
“Kami ingin anak-anak yang dikhitan, para penerima santunan, dan masyarakat yang terlibat bisa merasakan kebahagiaan dan sukacita di penghujung tahun ini. Itulah makna refleksi yang sesungguhnya,” pungkasnya. (Imam Sarianda)






















