Daerah

Baru Sepekan Dikerjakan, Jalan Lingkar Gang Jermal Tanjungbalai Sudah Amburadul, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

×

Baru Sepekan Dikerjakan, Jalan Lingkar Gang Jermal Tanjungbalai Sudah Amburadul, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

Sebarkan artikel ini

 

Baru Sepekan Dikerjakan, Jalan Lingkar Gang Jermal Tanjungbalai Sudah Amburadul, Warga Pertanyakan Kualitas Proyek

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

TANJUNGBALAI // FORMAPPEL.com —
Pembangunan jalan lingkar di kawasan Gang Jermal, Kota Tanjungbalai, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Baru hitungan hari sejak pengerjaan dimulai, kondisi fisik jalan sudah tampak kopak-kapik dan jauh dari kesan pekerjaan infrastruktur yang berkualitas. Kondisi ini memicu dugaan kuat bahwa proyek tersebut tidak dikerjakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan spesifikasi teknis.

Pantauan di lapangan pada Sabtu, 3 Januari 2026, menunjukkan permukaan jalan yang tidak rata, material tampak tipis, serta hasil pengerjaan yang terkesan asal jadi. Fakta ini menimbulkan kekhawatiran warga akan daya tahan jalan yang dibiayai dari anggaran publik tersebut.

“Baru beberapa hari dikerjakan, tapi kondisinya sudah begini. Kami ragu jalan ini bisa bertahan lama,” ungkap salah seorang warga Gang Jermal yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Warga juga mempertanyakan ketebalan lapisan material serta metode pengerjaan yang dinilai tidak maksimal. Dugaan bahwa pelaksanaan proyek menyimpang dari spesifikasi teknis dalam RAB pun semakin menguat, seiring minimnya kualitas hasil pekerjaan di lapangan.

Proyek yang terkesan dikerjakan tanpa standar mutu ini dinilai berpotensi merugikan keuangan daerah. Masyarakat mendesak dinas teknis terkait serta aparat pengawas untuk segera turun ke lokasi melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum kerusakan semakin parah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh klarifikasi agar pemberitaan tetap berimbang.

Warga berharap pembangunan infrastruktur yang bersumber dari uang rakyat dapat dilaksanakan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum, demi menjamin kualitas serta kepentingan masyarakat luas.
(Hendra Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *