AGAMA ISLAM

Gelar Pelatihan Da’i Batch 3, Komdam Sumut Perkuat Dakwah Berbasis Kearifan Lokal dan Nasionalisme

×

Gelar Pelatihan Da’i Batch 3, Komdam Sumut Perkuat Dakwah Berbasis Kearifan Lokal dan Nasionalisme

Sebarkan artikel ini
KOMDAN Sumut Beserta Pelati Da'I berfoto bersama Bapak Muh Nuh

Sibolangit, formappel.com – Komunitas Da’i Melayu Sumatera Utara (Komdam Sumut) sukses menggelar acara tahunan besarnya, Pelatihan Da’i Melayu Sumut Batch 3 dan Camp Dakwah Jilid II. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 1-2 Januari 2026, di kawasan Sibolangit ini berhasil mengumpulkan lebih dari 150 peserta yang merupakan perwakilan dari 12 Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara, guna memperkuat syiar Islam yang berbasis pada kearifan lokal dan wawasan kebangsaan.

Keistimewaan acara ini ditandai dengan kehadiran tokoh nasional, Anggota DPD RI Dapil Sumut, KH. Muhammad Nuh, yang memberikan pembekalan Materi Kebangsaan. Kehadiran beliau menjadi langkah strategis untuk membentuk profil da’i yang tidak hanya piawai dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki pemahaman luas tentang persatuan dan keutuhan berbangsa.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Sebagai bentuk penghormatan, Ketua Komunitas Da’i Melayu Sumut, Ustaz Bukhari Al Hafidz (Ustaz Gondrong Kota Medan), menyematkan Tanjak Melayu kepada KH. Muhammad Nuh. Ustaz Bukhari menekankan pentingnya pendekatan kontekstual dalam dakwah. “Dakwah di Sumatera Utara harus memiliki landasan kontekstual. Penting bagi para da’i untuk memahami budaya dan adat Melayu sebagai pondasi dalam menyampaikan pesan-pesan agama yang menyejukkan,” ujarnya.

Malam Syahdu Penuh Khidmat: Mahallul Qiyam di Tengah Pegunungan

Malam puncak kegiatan menjadi momen yang tak terlupakan. Di tengah udara dingin pegunungan Sibolangit, seluruh peserta berkumpul mengelilingi api unggun untuk melaksanakan Pembacaan Maulid (Mahallul Qiyam). Suasana yang syahdu dan penuh khidmat tersebut menciptakan atmosfer spiritual yang dalam, yang oleh panitia disebut sebagai Malam Lailatul Marhamah—malam yang diharapkan penuh dengan rahmat dan keberkahan.

Komitmen Jangka Panjang untuk Masa Depan Dakwah

Ustaz Bukhari Al Hafidz menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar kegiatan seremonial. “Insyaallah setiap tahunnya kita akan berusaha menghadirkan kegiatan ini dengan narasumber-narasumber yang profesional, sehingga lahirlah pendakwah yang siap menghadapi tantangan zaman,” tegasnya saat menutup rangkaian acara.

Kegiatan Camp Dakwah ini berhasil mencapai tujuannya yang holistik. Selain memberikan pembinaan spiritual dan intelektual, acara ini juga berfungsi sebagai sarana mempererat jaringan silaturahmi antar kader da’i se-Sumatera Utara dan menanamkan nilai-nilai keislaman yang selaras dengan kearifan lokal budaya Melayu, menciptakan generasi dai yang kokoh secara agama dan mencintai tanah airnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *