Daerah

Proyek “Siluman” di Gang Jermal Tanjungbalai: Jalan Rampung, Papan Proyek Nihil, Transparansi Dipertanyakan

×

Proyek “Siluman” di Gang Jermal Tanjungbalai: Jalan Rampung, Papan Proyek Nihil, Transparansi Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

 

Proyek “Siluman” di Gang Jermal Tanjungbalai: Jalan Rampung, Papan Proyek Nihil, Transparansi Dipertanyakan

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

TANJUNG BALAI // FORMAPPEL.com —Pembangunan jalan di Gang Jermal, Jalan Lingkar Kota Tanjungbalai, mendadak menjadi buah bibir warga. Bukan karena kualitas hasilnya, melainkan karena aroma kejanggalan yang mengiringi proyek tersebut. Pekerjaan fisik telah rampung sejak sekitar satu bulan lalu, namun satu hal krusial justru absen: papan proyek tak pernah terlihat, dari awal hingga akhir pengerjaan.

Pantauan di lokasi menunjukkan jalan sudah bisa dilalui dan dimanfaatkan masyarakat. Namun, ketiadaan papan informasi proyek menimbulkan tanda tanya besar di tengah warga. Proyek ini milik siapa? Dari dinas mana? Anggarannya bersumber dari mana? Berapa nilainya? Dan siapa kontraktor pelaksananya? Semua pertanyaan itu mengambang tanpa jawaban.

Seorang warga sekitar yang enggan dipublikasikan namanya mengungkapkan keheranannya. “Sejak alat masuk sampai jalan ini selesai, kami tidak pernah melihat papan proyek. Dari mulai dikerjakan sampai selesai, tidak ada sama sekali. Kami jadi tidak tahu ini proyek dari dinas mana dan dananya dari mana,” ujarnya kepada media, Selasa (13/1/2026).

Padahal, sesuai ketentuan perundang-undangan dan prinsip keterbukaan informasi publik, setiap proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara atau daerah wajib memasang papan proyek. Papan tersebut berfungsi sebagai alat kontrol publik, yang memuat informasi penting seperti nama kegiatan, lokasi, nilai kontrak, sumber dana, masa kerja, serta pihak pelaksana.

Ketiadaan papan proyek bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan dapat dimaknai sebagai bentuk pengaburan informasi publik. Kondisi ini memunculkan dugaan lemahnya pengawasan, bahkan membuka ruang spekulasi di tengah masyarakat.

Warga berharap Pemerintah Kota Tanjungbalai dan instansi terkait segera memberikan penjelasan resmi, sekaligus memastikan seluruh proyek pembangunan ke depan dijalankan secara transparan dan taat aturan. Transparansi dinilai mutlak agar kepercayaan publik terhadap pemerintah tidak terkikis.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.(Hendra Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *