Langkat-Formappel. Com||
Permasalahan jalan yang sudah bertahun-tahun rusak, dan oleh Bupati Langkat Syah Afandin atau akrab dipanggil Ondim telah menjanjikan akan memperbaiki, namun hingga berlalunya Tahun Anggaran 2025, jalan sepanjang 3 km lebih itu tidak juga disentuh aspal
Arifin, warga Desa Sukamulia, Desa Kepala Sungai, kepada wartawan, Jumat (23/1/2026) di Stabat, menyampaikan rasa kecewanya atas janji seorang bupati untuk memperbaiki ruas jalan Secanggang yang hingga kini tidak kunjung diperbaiki.
“Jalan ini sudah bertahun-tahun dibiarkan tidak diperbaiki, ruas jalan ini termasuk dalam 140 jalan yg dijanjikan untuk di perbaiki. Saat itu, sudah di tinjau Bupati Ondim bersama wakil ketua DPRD Sumut Riky Antoni beserta kepala Dinas PUTR Azmi beberapa waktu yang lalu,” katanya.
Sebelumnya warga sempat merasa senang, melihat adanya kegiatan alat berat, yang meratakan ruas jalan itu, berharap akan segera di asphalt, namun hingga berakhir anggaran 2025 tidak juga terlaksana.
Pada kesempatan itu, Arifin juga menyinggung sumber anggaran untuk alat berat yang digunakan.
Namun, Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Langkat dapat merealisasikan perbaikan jalan Secanggang, Desa Kepala Sungai hingga Suka Mulia.
Sebelumnya, Bupati Langkat Syah Afandin berjanji akan merealisasikan perbaikan 140 jalan Kabupaten di Kabupaten Langkat.
Jika karena alasan terbatasnya anggaran, sangat disayangkan jika sosok seorang Bupati menyampaikan janji tanpa melihat kemampuan keuangan, hingga membuat warga nya kecewa.
Pantauan di lokasi, terlihat warga setempat Kamaludin (65) memperbaiki ruas jalan yang rusak, dengan seadanya.
Kepada wartawan Kamaludin menyampaikan “Kasihan jalannya rusak, kami kecewa dengan kepemimpinan Bupati yang membiarkan jalan rusak ini,” ujarnya.
Karena kecewanya, bapak yang sudah renta ini menyampaikan “Beginilah ulah pemimpin yang ingkar janjinya, saat mencalonkan, setelah terpilih kurang perhatian kepada warganya,” imbuhnya.
Dikonfirmasi, Kepala Dinas PUTR Jumat Azmy (23/1/26) kemarin di Kantornya tidak masuk kantor. Senada, sampaikan seorang pegawai berpakaian seragam tidak ingin menyebut namanya, di jumpai di kantor itu.
“Pak Kadis jarang masuk, tetapi mungkin masuknya malam,” ungkapnya.
Senada, seorang wartawan inisial HS Jumat (23/1/26) ditemui di kantor PUTR merasa kecewa, saat pihaknya hendak melakukan konfirmasi dan kroschek kepada Kepala Dinas PUTR Azmy, tidak kunjung hadir di kantornya.
“Aku sudah lama menunggu mau konfirmasi, pak Kadis tidak ada,” ucapnya kecewa.
Dia menambahkan, agar sosok pejabat Kepala Dinas yang jarang hadir di kantornya, agar dicopot, bukan saja telah merugikan negara, akan tetapi termasuk mempersulit informasi bagi kepentingan rakyat, dan termasuk menutup informasi media dalam melakukan klarifikasi.
“Minta agar Bupati Langkat Syah Afandin menertibkan aparat bawahannya yang jarang masuk kantor, serta mempersulit awak media melakukan konfirmasi. Hal ini membuat informasi semakin liar dan merugikan Pemerintah Kabupaten Langkat itu sendiri,” terangnya. (**)
Editor : Tolhas Pasaribu






















