Daerah

Keluarga Murka: Korban Tewas, Tanggung Jawab Nihil: PO INTRA Dikecam, Satlantas Asahan Disorot Soal “Perdamaian Sepihak”

12
×

Keluarga Murka: Korban Tewas, Tanggung Jawab Nihil: PO INTRA Dikecam, Satlantas Asahan Disorot Soal “Perdamaian Sepihak”

Sebarkan artikel ini

Keluarga Murka: Korban Tewas, Tanggung Jawab Nihil: PO INTRA Dikecam, Satlantas Asahan Disorot Soal “Perdamaian Sepihak”

ASAHAN // FORMAPPEL.com –
Keluarga korban tabrakan maut yang melibatkan Bus PO INTRA BK 7194 WA meluapkan kemarahan. Hingga kini, pihak perusahaan dinilai lepas tangan dan tak menunjukkan itikad baik untuk bertanggung jawab atas insiden yang merenggut nyawa dua warga Kisaran.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Ucok Karel Pakpahan, abang kandung salah satu korban, Derliana Pakpahan, dengan tegas menuntut Direksi PO INTRA (Perusahaan Otobus Intra Sentosa) segera turun tangan. Ia menilai perusahaan terkesan menghindar dan tidak pernah datang menemui keluarga sejak peristiwa tragis tersebut terjadi pada 10 Maret 2026, sekitar pukul 16.30 WIB di depan Makam Pahlawan Kisaran.

“Kami sangat kecewa. Sampai hari ini, tidak ada satu pun dari pihak PO INTRA yang datang atau menunjukkan niat menyelesaikan masalah ini. Seolah-olah nyawa manusia tidak ada artinya,” tegas Ucok, Sabtu (30/5/2026).

Tak hanya itu, Ucok juga menyoroti kinerja Satlantas Polres Asahan yang dinilai janggal. Ia mempertanyakan adanya upaya perdamaian yang disebut hanya melibatkan satu pihak, tanpa kejelasan bagi seluruh keluarga korban.

“Bagaimana mungkin ada perdamaian sepihak? Korban ada dua orang. Ini yang jadi tanda tanya besar bagi kami,” ujarnya dengan nada geram.

Hingga kini, keluarga korban mengaku hanya menerima santunan dari Jasa Raharja. Sementara tanggung jawab dari pihak PO INTRA, yang busnya diduga lalai hingga menyebabkan kecelakaan fatal, belum juga direalisasikan.

‎Ucok menegaskan, sikap diam perusahaan justru memperkuat dugaan bahwa ada upaya menghindari tanggung jawab. Ia mendesak aparat penegak hukum bertindak transparan dan tidak memihak.

“Kami mengutuk keras sikap tidak bertanggung jawab Direksi PO INTRA dan pemilik bus tersebut. Ini bukan sekadar kecelakaan, ini soal nyawa yang hilang karena kelalaian,” pungkasnya. (Amin Harahap)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *