AGAMA ISLAM

PW HIMMAH Sumut Gelar Doa Bersama dan Santunan Yatim, Mahdayan Tanjung Mari Rayakan Momentum Tahun Baru Islam

26
×

PW HIMMAH Sumut Gelar Doa Bersama dan Santunan Yatim, Mahdayan Tanjung Mari Rayakan Momentum Tahun Baru Islam

Sebarkan artikel ini
Sambut Hari Asyura, PW HIMMAH Sumut Tegaskan Gerakan Mahasiswa Harus Bawa Kemaslahatan Sosial

Medan, formappel.com  – Menyambut momentum bersejarah dan penuh berkah 10 Muharram 1448 Hijriah, Pimpinan Wilayah Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PW HIMMAH) Sumatera Utara menggelar kegiatan syiar Islam berupa doa bersama dan santunan kepada anak yatim. Acara yang sarat akan nilai-nilai sosial tersebut berlangsung khidmat di Masjid Ikhwaniyah, Jalan Tuamang, Kota Medan, pada Kamis (25/6/2026).

Mengusung tema “Rebut Keberkahan dalam Pergerakan HIMMAH Sumut”, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk refleksi nyata dari gerakan mahasiswa Al Washliyah untuk terus hadir dan memberikan kontribusi konkret di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Manifestasi Syukur dan Hari Kasih Sayang Yatim

Wakil Ketua I PW HIMMAH Sumatera Utara, Mahdayan Tanjung, mengungkapkan bahwa agenda ini merupakan wujud rasa syukur segenap kader kepada Allah SWT atas tibanya tahun baru Islam. Terlebih, hari Asyura (10 Muharram) secara kultural keislaman sangat lekat dikenal sebagai hari kasih sayang dan momentum untuk memuliakan anak yatim.

“Kegiatan ini adalah rasa syukur kepada Allah SWT dari segenap kader HIMMAH Sumatera Utara atas Tahun Baru Hijriah dan memperingati 10 Muharram,” ujar Mahdayan di sela-sela acara.

Ia menambahkan, aksi sosial ini lahir murni dari inisiasi bersama seluruh kader HIMMAH se-Sumatera Utara. Gagasan kolektif tersebut kemudian diselaraskan dengan arahan dan instruksi langsung dari Ketua Umum PW HIMMAH Sumut, Imransyah Pasai. Kolaborasi antar-kader ini mempertegas soliditas organisasi dalam menjalankan fungsi-fungsi pengabdian kemasyarakatan.

Mengetuk Pintu Langit Lewat Kemaslahatan

Melalui momentum spiritual di bulan Muharram ini, PW HIMMAH Sumut berharap roda organisasi yang mereka jalankan tidak hanya terjebak pada batasan pergerakan intelektual dan wacana semata. Lebih dari itu, gerakan mahasiswa diharapkan mampu menyentuh sisi spiritual sekaligus aksi nyata di lapangan.

“Kami ingin gerakan yang dibangun ini tidak hanya sekadar pergerakan intelektual, melainkan juga pergerakan yang mampu mengetuk pintu langit dan membawa kemaslahatan sosial secara langsung,” tegasnya.

Harapan bagi Masyarakat Luas

Di akhir penyataannya, Mahdayan berharap program-program berbasis umat seperti ini bisa terus konsisten dilakukan untuk merajut kebersamaan dengan warga sekitar.

“Harapan kami, acara ini mendapatkan berkah dari Allah SWT dan memberi manfaat yang luas bagi masyarakat,” pungkas Mahdayan.

Rangkaian acara yang diisi dengan lantunan zikir, doa bersama, hingga penyerahan santunan kepada anak-anak yatim tersebut berjalan dengan tertib dan lancar. Agenda sosial ini pun menuai respons positif serta apresiasi dari pengurus badan kenaziran masjid (BKM) Masjid Ikhwaniyah dan warga sekitar yang turut hadir mendampingi para anak yatim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *