CIREBON, formappel.com – Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon resmi menggelar **Workshop Pengasuh Pesantren Nasional** pada Jumat (25/7). Mengangkat fokus utama pada modernisasi dan adaptasi lembaga pendidikan Islam, agenda nasional ini menjadi wadah strategis bagi para pengasuh dan pimpinan pesantren dari berbagai daerah di Indonesia untuk merumuskan arah baru tata kelola pesantren di era modern.
Acara dibuka secara resmi oleh **Ketua MPR RI Ahmad Muzani**, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif dan peran aktif Pesantren Bina Insan Mulia dalam mendorong penguatan kapasitas pimpinan lembaga pendidikan Islam di Tanah Air.
Sesi inti workshop diisi langsung oleh Pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon, **KH. Imam Jazuli, Lc., M.A.** Dalam pemaparannya, Kyai Imam Jazuli menekankan pentingnya keberanian dunia pesantren untuk terus melakukan evaluasi dan inovasi agar relevan dengan dinamika zaman.
> *”Lembaga pendidikan pesantren tidak boleh berhenti di tempat. Pesantren harus mampu bertransformasi menuju sistem pendidikan yang lebih maju, responsif, dan adaptif sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan nyata masyarakat saat ini, tanpa kehilangan akar nilai-nilai keislamannya,”* tegas **KH. Imam Jazuli, Lc., M.A.** di hadapan para peserta.
Workshop nasional ini turut dihadiri oleh jajaran pimpinan pesantren dari berbagai wilayah, salah satunya **Pimpinan Pesantren Modern Darul Ma’rifat, Kyai Dr. Amar Tarmizi, M.Pd.** Kehadiran beliau didasari oleh harapan besar untuk menyerap ide-ide inovatif, model tata kelola modern, serta strategi pengembangan lembaga yang terbukti sukses diterapkan di Bina Insan Mulia, guna diadaptasikan di lembaga yang beliau pimpin.
Menanggapi gagasan transformasi yang disampaikan dalam workshop, Kyai Dr. Amar Tarmizi menyampaikan apresiasi serta optimismenya terhadap arah baru pendidikan pesantren di Indonesia.
> *”Pemaparan dari Kyai Imam Jazuli membuka gagasan baru bagi kami para pengasuh. Kebutuhan masyarakat dan tantangan zaman saat ini menuntut pesantren untuk tidak sekadar bertahan, tetapi melompat lebih jauh dengan sistem pendidikan yang maju dan profesional. Hasil dari workshop ini menjadi bekal berharga bagi kami di Pesantren Modern Darul Ma’rifat untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi layanan pendidikan,”* ungkap **Kyai Dr. Amar Tarmizi, M.Pd.**
Melalui forum nasional ini, para peserta dibekali wawasan mendalam mengenai tata kelola manajemen modern, inovasi fasilitas pelayanan santri, serta penyelarasan kurikulum berbasis kebutuhan global. Langkah ini diharapkan menjadi pemantik lahirnya gelombang transformasi di berbagai pesantren Indonesia—menciptakan lingkungan belajar yang ramah, profesional, dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pesantren Bina Insan Mulia Cirebon merupakan lembaga pendidikan Islam modern yang berfokus pada pengembangan karakter, keunggulan akademis, dan inovasi tata kelola pesantren. Berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dan relevan dengan zaman, Bina Insan Mulia terus menjadi pelopor dalam transformasi sistem pendidikan pesantren di Indonesia.
*Divisi Humas & Publikasi*
Pesantren Modern Darul Ma’rifat





















