Daerah

Ketum GP Al Washliyah resmi dilantik sebagai pengurus DPN IARMI

9
×

Ketum GP Al Washliyah resmi dilantik sebagai pengurus DPN IARMI

Sebarkan artikel ini

 

Ketum GP Al Washliyah resmi dilantik sebagai pengurus DPN IARMI

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

JAKARTA // FORMAPPEL.com — Ketua Umum Pengurus Besar Gerakan Pemuda (GP) Al Washliyah, H. Aminullah Siagian, resmi dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (IARMI) periode 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Kampus IPDN, Jakarta Selatan, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan nasional ini juga menandai dimulainya masa kepemimpinan baru DPN IARMI di bawah nakhoda Ketua Umum Prof. Dr. Bahrul Akbar dan Sekretaris Jenderal Riza Patria, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamen Kemendes PDT).

Usai mengikuti rangkaian acara, H. Aminullah Siagian menyampaikan apresiasi mendalam atas suksesnya agenda pelantikan tersebut. Ia optimistis bahwa jajaran kepengurusan baru mampu membawa organisasi bergerak lebih solid dan progresif.

“Alhamdulillah, pelantikan berjalan dengan lancar. Semoga Allah melancarkan kegiatan-kegiatan ke depan di bawah kepemimpinan Ketua Umum yang baru, Prof. Dr. Bahrul Akbar, dan Sekjen Pak Riza Patria,” ujar Aminullah di lokasi acara.

Wadah Pemersatu dan Amanat Pasal 30 UUD 1945

Lebih lanjut, Tokoh Pemuda Al Washliyah ini menekankan bahwa IARMI memiliki posisi strategis sebagai wadah pemersatu bagi seluruh alumni Resimen Mahasiswa (Menwa) yang tersebar di berbagai daerah dan perguruan tinggi di Indonesia.

Menurutnya, potensi besar alumni Menwa harus disinergikan dalam mendukung semangat pertahanan negara. Hal ini sejalan dengan amanat Pasal 30 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 yang mengatur tentang hak dan kewajiban setiap warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.

“Inilah wajah alumni Menwa yang selama ini tersebar di mana-mana untuk menyatu menjadi satu komponen. Tujuannya adalah membantu membela negara sesuai amanat Pasal 30 UUD 1945,” jelas Aminullah.

Modal Kedisiplinan untuk Pengabdian Masyarakat

Aminullah juga menyoroti keunggulan alumni Menwa yang dibekali kedisiplinan serta pelatihan dasar kemiliteran selama masa perkuliahan. Pengetahuan dan keterampilan tersebut menjadi modal sosial yang kuat untuk berkontribusi langsung di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sebagai komponen cadangan masyarakat, alumni Menwa dinilai memiliki kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi pelbagai dinamika maupun kondisi darurat di lingkungan sosial.

“Kita sebagai rakyat biasa, di samping TNI, harus siap memposisikan diri di tengah masyarakat. Jika terjadi dinamika sosial atau ancaman, tidak mungkin kita biarkan. Inilah kelebihan alumni resimen yang sudah terlatih untuk membela negara,” pungkasnya.

Dengan dilantiknya kepengurusan DPN IARMI periode 2025–2030, diharapkan organisasi ini mampu memperkuat kontribusi alumni dalam mengawal stabilitas nasional serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan bangsa. (Imam Sarianda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *