Daerah

Baru 30 Menit Belanja Sayur, Honda Scoopy Milik Warga Tanjung Morawa Raib di Batang Kuis, Kerugian Rp16 Juta!

16
×

Baru 30 Menit Belanja Sayur, Honda Scoopy Milik Warga Tanjung Morawa Raib di Batang Kuis, Kerugian Rp16 Juta!

Sebarkan artikel ini

Baru 30 Menit Belanja Sayur, Honda Scoopy Milik Warga Tanjung Morawa Raib di Batang Kuis, Kerugian Rp16 Juta!

‎DELI SERDANG // FORMAPPEL.com — Niat hati berbelanja sayuran untuk kebutuhan sehari-hari, Siswati, warga Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, justru harus menelan pil pahit. Sepeda motor Honda Scoopy miliknya raib secara misterius saat diparkir di samping sebuah warung di kawasan Simpang Dalu, Dusun VII, Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Jumat (9/10/2026) pagi.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

‎Ironisnya, kendaraan bernomor polisi BK 5097 MBI itu dilaporkan hilang ketika korban tengah berada di dalam warung untuk berbelanja. Hanya dalam waktu sekitar 30 menit, sepeda motor yang sebelumnya diparkir dalam kondisi terkunci stang itu sudah lenyap tanpa jejak.

‎Akibat kejadian tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian materiil mencapai Rp16 juta.

‎DIPARKIR DALAM KONDISI TERKUNCI, MOTOR MENDADAK LENYAP

‎Berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu bermula sekitar pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Setibanya di warung untuk membeli sayuran, Siswati memarkirkan Honda Scoopy miliknya di samping warung. Ia mengaku telah mengunci stang kendaraan dan membawa kunci motor bersamanya.

‎Namun, setelah sekitar setengah jam berbelanja, korban dibuat terkejut. Saat kembali ke tempat parkir, sepeda motor yang sebelumnya berada di sana sudah tidak ditemukan.

‎Pemandangan yang semula biasa itu seketika berubah menjadi kepanikan. Korban berupaya mencari kendaraannya di sekitar lokasi, tetapi hasilnya nihil. Honda Scoopy yang menjadi miliknya seolah raib begitu saja.

‎LAPOR KE POLISI, KORBAN BERHARAP MOTOR DITEMUKAN

‎Tak ingin kehilangan kendaraannya tanpa kejelasan, Siswati kemudian mendatangi Polsek Batang Kuis untuk melaporkan peristiwa tersebut. Laporan kehilangan itu tercatat dibuat pada Jumat sore.

‎Korban berharap kepolisian segera menindaklanjuti laporannya, mengungkap bagaimana sepeda motor tersebut bisa hilang, serta menemukan kendaraan miliknya.

‎“Saya berharap pihak kepolisian dapat mengungkap kejadian ini dan menangkap pelakunya,” demikian harapan korban.

‎Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak lengah saat memarkirkan kendaraan, sekalipun hanya untuk berbelanja dalam waktu singkat. Penggunaan kunci tambahan dan pemilihan lokasi parkir yang aman dapat menjadi langkah pencegahan untuk mengurangi risiko pencurian.

‎‎Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan laporan polisi maupun keberadaan sepeda motor milik korban. Belum ada pula keterangan resmi yang memastikan bagaimana kendaraan tersebut dibawa pergi.

‎Kasus ini kini menyisakan harapan bagi korban agar sepeda motor senilai sekitar Rp16 juta itu dapat ditemukan kembali dan peristiwa yang dialaminya segera terungkap. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *