Ketua & Bendahara PW ISARAH Sumut Jemput Gagasan Putra Daerah di Jakarta, Temui Hardiyanto Kenneth Anggota DPRD DKI Dua Periode
JAKARTA // FORMAPPEL.com – Pimpinan Wilayah Ikatan Sarjana Al Washliyah Sumatera Utara (PW ISARAH Sumut) terus bergerak aktif mencari terobosan untuk pembangunan Sumut. Ketua PW ISARAH Sumut, Abdul Thaib Siahaan, ST., http://M.I.Kom., bersama Bendahara M. Rizki, sengaja terbang ke Jakarta untuk menjemput ide dan gagasan segar dari putra daerah Sumut yang sukses di perantauan.
Sosok yang ditemui adalah Hardiyanto Kenneth, SH., MH., http://M.Si., putra asli Sumatera Utara yang sukses dua periode menjadi Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta.
“Langkah ini sengaja kami lakukan. Kami tidak mau memberi masukan kepada Gubernur Sumut hanya berdasarkan asumsi di Medan saja. Kami jemput langsung ide fresh dari putra Sumut yang sudah terbukti sukses membangun di level nasional, yaitu Bang Hardiyanto Kenneth,” ungkap Abdul Thaib Siahaan, Sabtu 17/10/2026 .
Dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung hangat tersebut, Hardiyanto Kenneth memberikan masukan strategis yang sangat realistis untuk Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution.
Menurut Kenneth, kekuatan terbesar Sumut yang belum dimaksimalkan adalah lobi politik di pusat.
“Ada masukan sangat tajam dari Bang Kenneth, agar Bobby Nasution selaku Gubernur Sumut memanfaatkan kekuatan 30 anggota DPR RI asal Sumatera Utara untuk memperjuangkan anggaran dari APBN agar lebih banyak mengalir ke Sumatera Utara. Ini kekuatan politik yang luar biasa, jangan disia-siakan,” jelas AT Siahaan menirukan pesan Kenneth.
Tak hanya APBN, Kenneth juga mendorong Gubernur Sumut untuk lebih kreatif memanfaatkan dana tanggung jawab sosial perusahaan.
“Selain APBN, Gubernur Sumut seharusnya dapat memanfaatkan anggaran CSR dari perusahaan-perusahaan besar yang ada di Sumut guna mendorong pembangunan. Uang CSR itu triliunan, itu harus dipaksa kembali untuk rakyat Sumut,” tambahnya.
Sementara itu, Bendahara PW ISARAH Sumut, M. Rizki, menyampaikan bahwa kondisi inflasi di Sumatera Utara juga menjadi topik serius yang didiskusikan.
“Kondisi inflasi di Sumut menjadi salah satu hal yang kami diskusikan. Hal ini kami lakukan agar saran dan pendapat ISARAH Sumut yang disampaikan kepada Gubernur Sumut nantinya tepat sasaran dan efektif untuk menekan harga kebutuhan pokok,” ujar M. Rizki.
AT Siahaan juga membeberkan bahwa Hardiyanto Kenneth melihat potensi Sumut yang sangat besar namun belum tergarap maksimal.
“Menurut Bang Kenneth, sangat banyak potensi yang dapat dimanfaatkan Pemprov Sumut untuk meningkatkan perekonomian, terutama dari aspek pariwisata. Sebagai anak perantau, beliau sangat berkepentingan agar perekonomian di Sumut benar-benar dapat mensejahterakan masyarakat,” ungkapnya.
Harapan besar dititipkan Hardiyanto Kenneth kepada PW ISARAH Sumut.
“Harapan Bang Kenneth, PW ISARAH Sumut sebagai organisasi para sarjana harus benar-benar mendorong Pemprov Sumut untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang ada – potensi pertanian, perikanan, dan pariwisata. Dan yang paling penting, PW ISARAH harus terus mendorong Gubsu agar berani membawa UMKM-UMKM Sumut menasional dan internasional, jadi tidak lagi bersifat lokal. Sehingga kemakmuran masyarakat Sumut benar-benar dapat terwujud,” pungkas AT Siahaan. (Imam)





















