Daerah

Situasi Ricuh! Eksekusi Lahan Al Washliyah di Desa Helvetia Tertunda 

30
×

Situasi Ricuh! Eksekusi Lahan Al Washliyah di Desa Helvetia Tertunda 

Sebarkan artikel ini

 

Situasi Ricuh! Eksekusi Lahan Al Washliyah di Desa Helvetia Tertunda

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

DELI SERDANG // FORMAPPEL.com – Warga masyarakat Jalan serbaguna tepatnya di Pasar lV Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, menolak eksekusi di lakukan oleh pihak Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, Kamis (29/10/2026).

Pantauan awak media di lokasi eksekusi berakhir ricuh, ratusan aparat kepolisian, TNI maupun satpol PP mulai bergerak menuju lokasi lahan yang hendak di eksekusi, namun situasi di lokasi tidak menjadi kondusif.

Eksekusi berakhir ricuh, warga masyarakat membakar ban bekas dan melempari aparat kepolisian untuk masuk kelokasi lahan Al Washliyah yang mau di eksekusi.

Pihak kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan menghimbau kepada warga masyarakat, agar pelaksanaan dan pengamanan eksekusi dari Pengadilan Negeri Lubuk Pakam sudah berkomunikasi dengan orang yang di tua kan namun himbauan tersebut di sambut dengan lemparan batu, lemparan botol kaca, bom molotov hingga bahan bakar minyak pertalite dalam botol juga di lemparkan kepada pihak kepolisian.

Aparat kepolisian dari Polres Pelabuhan Belawan juga menghimbau agar tindakan kekerasan dari warga masyarakat yang menghujani lemparan segera di hentikan, himbauan tersebut semangkin membabi buta kepada pihak kepolisian.

Sejumlah anggota dari satuan Brimob Polda Sumatera Utara yang diperbantukan untuk mengamankan eksekusi mengalami cedera akibat lemparan bom molotov dan batu di lokasi lahan Al Washliyah seluas 32 Hektar.

Juru sita Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam Ivan Endah di dampingi Panitera menyebutkan pihaknya mempertimbangkan, agar menghindari jatuhnya banyak korban dalam eksekusi, di tunda sampai batas yang belum ditentukan.

Ivan Endah juga berpesan dan menjaga agar situasi menjadi kondusif, mengenai tanah itu berdasarkan putusan milik Al Washliyah seluas 32 Hektar.

Lebih lanjut ia menyebutkan untuk pelaksanaan eksekusi selanjutnya pihaknya berkonsultasi dengan pihak keamanan untuk menetapkan tindak selanjutnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *