BeritaDaerahLangkat

Dugaan Pungli Rp 1 Juta/Desa Untuk Pencairan DD TA 2025, Aktivis SEMMI Desak Bupati Syah Afandin Copot Kadis PMD dan Kabid Pemdes,

×

Dugaan Pungli Rp 1 Juta/Desa Untuk Pencairan DD TA 2025, Aktivis SEMMI Desak Bupati Syah Afandin Copot Kadis PMD dan Kabid Pemdes,

Sebarkan artikel ini

 

Langkat-Formappel. Com||Terkait dugaan pungli Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) / desa untuk pencairan ADD dan DD tahun anggaran 2025 yang dilakukan oleh inisial Ard, menjadi perhatian publik.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Puluhan aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Organisasi Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Kabupaten Langkat menggruduk kantor dinas PMD dan kantor Bupati Langkat, Rabu (30/4/25).

Dari pantauan awak media, dalam aksinya, aktivis SEMMI mendesak Bupati Langkat, Syah Afandin, SH mencopot Kadis PMD Kabupaten Langkat Nuryan Sahputra, S. STP, M. Si dan Kabid Pemdes, Selfin Ardi, S. Sos, terkait adanya indikasi dugaan pungli sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) /desa untuk pencairan ADD dan DD tahun anggaran 2025.

Akibatnya, dari 240 Desa di Kabupaten Langkat, hanya beberapa desa saja yang berhasil mencairkan ADD dan DD.

Aksi tersebut dihadiri oleh Ketua SEMMI Wilayah Provinsi Sumatera Utara, Nanda Ferdianta Sebayang, bersama Pengurus SEMMI wilayah Kabupaten Langkat, M. Ihlal Afiq.

Dalam aksinya, organisasi mahasiswa SEMMI merasa kecewa karena pihak PMD Kabupaten Langkat dan Bupati Langkat, Syah Afandin beserta seluruh pejabat Pemerintah Kabupaten Langkat tidak ada berada di tempat.

Massa juga mencoba masuk ke dalam kantor untuk meminta klarifikasi langsung dari Kadis PMD, namun sayangnya, Nuryan Sahputra memilih menghindar dan enggan menemui pengunjuk rasa.

“Kalau Kadis PMD Nuryan Sahputra bersih, kenapa tidak mau menemui kami? Kami akan terus turun ke jalan hingga aparat hukum turun tangan dan pelaku pungli diproses secara pidana, tambah orator lainnya dengan nada tinggi.

Tampak dari pantauan wartawan, personil Polres Langkat berjaga ketat di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bentrok, meski aksi berlangsung tertib secara umum.

Aksi tersebut juga diwarnai dengan aksi pembakaran ban, dikarenakan Kadis PMD dan Bupati Syah Afandin tidak bersedia menjumpai puluhan aktivis SEMMI.

Ketua SEMMI Kabupaten Langkat, M. Ihlal Afiq kepada wartawan, mengatakan, menuntut agar Bupati Syah Afandin mencopot Kadis PMD Nuryan Sahputra dan Kabid Pemdes Selfian Hardi, S. Sos yang diduga telah melakukan pungutan liar (pungli) kepada sejumlah Kepala Desa, untuk pencairan ADD dan DD tahun anggaran 2025 yang telah viral sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) untuk pencairan.

“Copot Kadis PMD, Nuryan Sahputra,dan Kabid Pemdes Selfian Hardi Kami minta Bupati Syah Afandin yang pada pilkada meminta dukungan kepada kita, agar menjelaskan hasil kutipan dana desa yang sudah dilakukan, ” ujar M. Ihlal Afiq.

Lanjutnya, kami juga mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Polres Langkat untuk tidak tutup mata dan segera membentuk tim penyelidikan khusus atas dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan oknum Kadis PMD dan Kabid Pemdes.

“Tangkap Mafia Dana Desa!, ” Pecat Kadis Korup! dan Dana Desa Bukan Milik Oknum! “ucap aksi mahasiswa lainnya.

” Sudah cukup penderitaan para kepala desa yang harus menunggu pencairan dengan penuh ketidakpastian, “kata M. Ihlal Afiq.

Ini bukan masalah administratif biasa, ini sistem yang dibajak oleh pejabatnya sendiri!!. Dana Desa dijadikan alat tawar menawar dan diduga dimintai setoran sebesar Rp 1.000.000 (satu juta rupiah) / desa agar cair, ” ujarnya.

Organisasi mahasiswa, SEMMI mengisyaratkan akan mengawal laporan ke aparat penegak hukum ke tingkat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bila tak ada tindakan konkret.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Dinas PMD dan Pemerintah Kabupaten Langkat terkait tuntutan massa.

Namun satu hal yang jelas, publik kini tengah menanti tindakan tegas Bupati Langkat Syah Afandin, beranikah membongkar borok di tubuh dinasnya sendiri????. (tp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *