DaerahDeli SerdangNasional

Diam Seribu Bahasa, Ir. M. Darbani Dalimunthe Diduga Menghindar dari Pertanggungjawaban Politik

×

Diam Seribu Bahasa, Ir. M. Darbani Dalimunthe Diduga Menghindar dari Pertanggungjawaban Politik

Sebarkan artikel ini
Diam seribu bahasa
Ir. M. Darbani Dalimunthe, anggota DPRD Deli Serdang

Diam Seribu Bahasa, Ir. M. Darbani Dalimunthe Diduga Menghindar dari Pertanggungjawaban Politik

 

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Deli Serdang | Formappel.com – Ketika rakyat butuh kejelasan, salah satu wakilnya justru memilih diam. Itulah yang terjadi pada Ir. M. Darbani Dalimunthe, anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Bulan Bintang (PBB), yang hingga saat ini enggan menjawab konfirmasi Formappel.com soal posisinya dalam isu pengajuan hak angket terhadap Bupati Deli Serdang.

Pesan konfirmasi telah dikirim sejak Jumat (9/5/2025) ke nomor pribadi Darbani, namun hingga berita ini diterbitkan, tak ada satu pun jawaban atau klarifikasi keluar dari dirinya.

Baca Juga :https://formappel.com/2025/01/22/investigasi-gemmako-hasbi-simbolon-dan-indra-kesuma-samosir-dikeluarkan-dari-lembaga-soksi/

Padahal, isu ini menyangkut dugaan pelanggaran hukum oleh kepala daerah dan menyeret nama-nama anggota dewan ke dalam pusaran dinamika politik yang tajam.

Sikap diam Darbani seolah menegaskan satu hal: ada sesuatu yang sedang disembunyikan atau ditakuti. Apakah benar fraksi gabungan PPBI solid mengusung hak angket, atau sebenarnya itu hanya klaim sepihak sang ketua fraksi demi manuver politik?

Lebih ironis lagi, sebelumnya Darbani sempat mengatakan bahwa tidak ada rapat fraksi membahas hak angket dan menyebut pernyataan Ketua Fraksi sebagai “statemen pribadi”. Namun kini, saat publik menanti kejelasan, dia justru menghilang seperti ditelan bumi.

Baca Juga: https://formappel.com/2025/02/27/rapat-mediasi-berujung-ricuh-kades-rantau-panjang-nyaris-aniaya-warga/

Jika seorang wakil rakyat bungkam saat dibutuhkan, apa gunanya duduk di kursi dewan yang dibayar dari keringat rakyat? Diam dalam isu krusial semacam ini bukan hanya mencederai kepercayaan publik, tapi juga menunjukkan minimnya tanggung jawab moral sebagai penyambung lidah rakyat.

Rakyat Deli Serdang tak butuh politisi yang hanya tegas saat kampanye dan menghilang saat diminta pertanggungjawaban. Rakyat butuh keberanian, bukan kebisuan.

Apakah Ir. M. Darbani Dalimunthe sedang melindungi seseorang? Atau justru sedang melindungi diri sendiri? Waktu dan tekanan publik akan menjawabnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *