Tragedi Tol Belmera: Supir Truk Disorot, Polres Pelabuhan Belawan Berduka
BELAWAN/fmp – Tragedi kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Wakil Kepala Polres (Waka Polres) Pelabuhan Belawan, Kompol Iwan Kurnianto, di Jalan Tol Belmera, Minggu (5/1) dini hari, menyisakan duka mendalam sekaligus sorotan terhadap keselamatan jalan raya dan tanggung jawab pengemudi kendaraan berat.
Supir truk yang terlibat dalam insiden ini, Jonson Marihot Sianturi (57), terus menjadi perhatian publik.
Berdasarkan keterangan saksi, Jonson diduga tetap melaju meskipun kendaraan yang ia kemudikan telah menabrak mobil Toyota Kijang Innova B 120 ATH yang ditumpangi korban.
Saksi di lokasi, Fichri Alfisyahri, mengungkapkan bahwa upaya penghentian truk dilakukan hingga titik KM 0.200 oleh petugas patroli tol.
“Supir truk tetap melaju meski kami teriaki dan hadang,” ujar Fichri.
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Muhammad Faisal, memastikan bahwa pihaknya akan mengawal proses hukum terhadap Jonson.
“Kami ingin memastikan bahwa kejadian ini diusut tuntas, termasuk potensi kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa almarhum.
Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum di jalan raya,” tegasnya.
Sementara itu, suasana duka menyelimuti Polres Pelabuhan Belawan.
Kehilangan sosok Waka Polres yang dikenal tegas namun humanis ini meninggalkan kekosongan besar dalam struktur organisasi.
Kompol Iwan Kurnianto, yang baru menjabat sebagai Waka Polres selama satu tahun, dikenal sebagai pemimpin yang dekat dengan anggotanya.
“Beliau bukan hanya atasan, tapi juga mentor bagi kami. Semangat dan dedikasinya akan terus menjadi teladan,” ujar IPTU Rudi Pramudya, Plt Kasi Propam Polres Pelabuhan Belawan.
Sejumlah program kerja yang dipimpin almarhum kini menjadi tantangan bagi institusi untuk dilanjutkan tanpa kehadirannya.
Salah satu anggota Polres yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa Kompol Iwan selalu menjadi motor penggerak dalam pembinaan personel.
“Hilangnya beliau bukan hanya kehilangan pemimpin, tapi juga inspirasi,” katanya.
Tragedi ini memunculkan diskusi mengenai pentingnya pengawasan ketat terhadap kendaraan berat di jalan tol.
Pihak Jasa Marga diminta untuk meningkatkan pengawasan dan keselamatan guna mencegah kejadian serupa.
Jenazah Kompol Iwan Kurnianto telah disemayamkan di RS Bhayangkara Medan dan akan dimakamkan di kampung halamannya.
Prosesi pemakaman dipastikan akan dihadiri oleh rekan-rekan sejawat dan pimpinan kepolisian sebagai bentuk penghormatan terakhir.
Duka mendalam dirasakan bukan hanya oleh keluarga, tetapi juga masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok berdedikasi tinggi.
Kepergian beliau menjadi pengingat pentingnya keselamatan dan tanggung jawab bersama di jalan raya. (*)



























