Sinergitas Pemerintah Kecamatan dan Desa di Batang Kuis
Batang Kuis//Formappel– Dalam upaya meningkatkan sinergitas dan koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, dan berbagai unit pelaksana teknis (UPT), Kecamatan Batang Kuis menggelar kegiatan *Coffee Morning* di Aula Kantor Polsek Batang Kuis. Acara yang berlangsung pada Senin pagi (20/1) ini dihadiri oleh jajaran Muspika, kepala UPT, serta seluruh kepala desa se-Kecamatan Batang Kuis.
Sinergitas untuk Kemaslahatan Masyarakat
Dalam sambutannya, Camat Batang Kuis, Romi Surya Dharma Damanik, S.STP, M.Si, mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai permasalahan yang ada di kecamatan tersebut.
“Tahun 2025 ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi dan tukar pendapat antara Muspika, pemerintah desa, dan seluruh kepala UPT demi kemaslahatan masyarakat di Batang Kuis,” ujar Romi.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Batang Kuis, AKP Arif Suhadi, MH, menekankan pentingnya kerja sama dalam menyelesaikan permasalahan di tingkat desa. “Mari kita tingkatkan koordinasi agar setiap masalah yang muncul dapat segera ditangani. Sinergitas ini adalah kunci untuk pelayanan yang lebih baik,” tegasnya.
Perkenalan dan Harapan Baru dari Danramil
Kapten KAV Sudirno, yang baru menjabat sebagai Danramil 05/BK, turut memperkenalkan dirinya dalam acara tersebut. Ia berharap kegiatan *coffee morning* ini dapat mempererat silaturahmi antara pemerintah kecamatan, desa, dan UPT. “Sebagai pejabat baru, saya masih mempelajari wilayah Batang Kuis, termasuk batas-batas lahan dan potensi wilayahnya. Semoga acara ini menjadi awal yang baik untuk kerja sama ke depan,” ucapnya.
Musyawarah: Permasalahan dan Solusi
Dalam sesi musyawarah, berbagai isu diangkat oleh para peserta. Kepala UPT Pertanian Batang Kuis, Herlina Sitorus, mengungkapkan kendala yang dihadapi para petani yang masih bergantung pada curah hujan dan sumur bor. Ia berharap adanya irigasi yang memadai untuk meningkatkan hasil pertanian.
Sementara itu, Korwilcam Pendidikan Suwito, S.Pd, menyampaikan belum adanya informasi mengenai program makanan bergizi. Ia menyatakan kesiapannya untuk mendukung program tersebut dengan menyediakan data sekolah prioritas.
Kepala Desa Bakaran Batu juga mengangkat isu tanggul di desanya yang perlu segera ditangani guna mencegah banjir yang berkelanjutan.
Hasil musyawarah menyepakati pentingnya menyelesaikan isu-isu seperti pengadaan irigasi bagi petani, pelaksanaan program makanan bergizi, serta penanganan banjir. Seluruh pihak berkomitmen untuk bersama-sama mencari solusi demi memenuhi program pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Batang Kuis.
Kegiatan *coffee morning* berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan diskusi yang produktif. Sinergitas yang terjalin diharapkan menjadi fondasi kuat untuk menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di Kecamatan Batang Kuis.






















