Scroll untuk baca artikel
Screenshot 20260319 002516 Canva
BeritaLangkat

Wujudkan Lingkungan Yang Bersih, Warga Desa Simpang Pulo Rambung Gelar Gotong Royong

×

Wujudkan Lingkungan Yang Bersih, Warga Desa Simpang Pulo Rambung Gelar Gotong Royong

Sebarkan artikel ini
wujudkan lingkungan yang bersih
gotong royong warga desa simpang pulo

Bahorok-Formappel.com|| Dalam rangka mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, warga dusun Sidomulyo/Parladangan, Desa Simpang Pulo Rambung, Kecamatan Bahorok, dan Babinsa Desa Simpang Pulo Rambung, Kepala Desa Ngamanken, Kepala Puskesmas Bahorok Purwanti,S.Nurs, melaksanakan Jum’at Bersih. Jum’at (31/1/25).

Kepala Desa Simpang Pulo Rambung Ngamanken Tarigan kepada wartawan mengatakan, kegiatan Jum’at bersih dilakukan di dusun Parladangan.

“Gotong royong dilakukan agar lingkungan tetap bersih, terutama saat musim hujan ini, selokan juga ikut dibersihkan agar tidak ada aliran air yang tersumbat dan menghindari adanya jentik-jentik nyamuk yang menimbulkan penyakit demam berdarah, ujar Ngamanken Tarigan.

Ngamanken mengungkapkan warga juga membersihkan rumput liar yang ada di sisi jalan, sehingga lingkungan terlihat bersih dan asri.

Menurutnya kegiatan Jum’at bersih tersebut merupakan salah satu bentuk himbauan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat untuk penerapan hidup sehat, dan pencegahan stunting. Diharapkan, kata Ngamanken Tarigan melalui kegiatan gotong royong ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan agar tetap hidup bersih dan sehat.

“Dengan lingkungan yang bersih, tidak hanya kesehatan yang terjaga, tetapi juga membuat suasana lingkungan lebih nyaman dan indah, ” katanya.

Terpisah, Kepala UPT Puskesmas melalui Kasi Promosi Kesehatan (Promkes) Juliani, SKM mengatakan, ini merupakan program dari Dinas Kesehatan Kabupaten Langkat melalui Puskesmas di masing-masing Kecamatan di Kabupaten Langkat khususnya Kecamatan Bahorok untuk melakukan kebersihan lingkungan di masing-masing Desa untuk pencegahan penyakit demam berdarah.

“Kita ketahui musim hujan dengan intensitas tinggi, sehingga banyaknya genangan air di parit dan bak-bak mandi yang dapat menimbulkan bibit penyakit demam berdarah, ” ujar Juliani.

“Kegiatan gotong royong ini juga selain untuk mencegah penyakit demam berdarah, juga salah satu pencegahan stunting, dan mengajak kepada masyarakat untuk hidup bersih dan sehat, ” sambung Juliani. (tp110)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *