Organisasi

Estafet Kepemimpinan STIT Ar-Raudlatul Hasanah: Mengabdi dengan Hati, Melangkah dengan Aksi

×

Estafet Kepemimpinan STIT Ar-Raudlatul Hasanah: Mengabdi dengan Hati, Melangkah dengan Aksi

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua STIT Bidang kemahasiswaan Abdullah Sani Ritonga, S.Pd.I, M. Pd

Medan, formappel.com – Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah pada Kamis siang. Bertempat di lingkungan kampus Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ar-Raudlatul Hasanah, digelar Sidang Pleno Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) periode 2025-2026 yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus BEM periode 2026-2027, Kamis12 Februari 2026.

Acara yang berlangsung lancar ini turut diwarnai dengan seremoni launching buku perdana bertajuk “Lautan Pengabdian” yang digagas oleh Komunitas Menulis STIT RH, Pena Hijau. Kehadiran buku ini menjadi simbolisasi bahwa gerakan mahasiswa tidak hanya berhenti pada aksi demonstratif, tetapi juga pada kontribusi intelektual.

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pimpinan tertinggi kampus, di antaranya Ketua STIT sekaligus pengasuh, Assoc. Prof. Dr. KH. Rasyidin, MA; Ketua Senat STIT/Direktur Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah, KH. Miftakhuddin Arifin, MM; serta Wakil Ketua STIT Bidang Kemahasiswaan, Abdullah Sani Ritonga, S.Pd.I, M.Pd, beserta seluruh civitas akademika.

Apresiasi Untuk Periode Lama, Amanah Untuk Periode Baru

Dalam sambutannya, Assoc. Prof. Dr. KH. Rasyidin, MA menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran BEM periode 2025-2026 yang dipimpin oleh Muhammad Rizki dan Muhammad Irfan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus sebelumnya atas dedikasi, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan selama masa kepengurusan. Semoga segala kontribusi menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya,” ucapnya disambut tepuk tangan hadirin.

Suasana semakin haru ketika tongkat estafet kepemimpinan resmi beralih kepada Rhaffly Abdillah Dalimunthe dan Alvi Ananda Rizki Manik sebagai Ketua BEM periode 2026-2027. Prosesi pelantikan berlangsung dengan khidmat, ditandai dengan pembacaan sumpah jabatan dan penandatanganan naskah serah terima jabatan.

“Mengabdi dengan Hati, Melangkah dengan Aksi”

Wakil Ketua STIT Bidang Kemahasiswaan, Abdullah Sani Ritonga, S.Pd.I, M.Pd, dalam pernyataannya menyampaikan pesan moral yang kuat kepada Pengurus BEM yang baru.

“Kami telah melantik pengurus BEM yang baru, Selanjutnya Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh civitas akademika agar Pengurus BEM yang baru ini  dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Amanah ini bukanlah hal yang ringan, namun dengan kebersamaan, insyaAllah setiap langkah akan terasa lebih kuat,” ujarnya.

Ia menitipkan harapan besar agar pengurus BEM yang baru mampu mengabdi dengan hati dan melangkah dengan aksi. Menurutnya, kepemimpinan di organisasi mahasiswa adalah laboratorium karakter sebelum terjun ke masyarakat luas.

“Semoga kepengurusan ini dapat membawa semangat baru, menghadirkan program yang bermanfaat, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan organisasi dan kampus tercinta, Barakallahu fiikum,” tambahnya.

Launching Buku: Manifestasi Gerakan Intelektual

Puncak acara semakin semarak dengan peluncuran buku “Lautan Pengabdian” yang ditulis oleh anggota Komunitas Menulis STIT RH, Pena Hijau. Buku ini merupakan kompilasi pemikiran, esai, dan refleksi mahasiswa tentang pengabdian, kepemimpinan, dan spiritualitas di lingkungan pesantren tinggi.

Ketua Senat STIT sekaligus Direktur Pesantren, KH. Miftakhuddin Arifin, MM, yang turut hadir menyaksikan langsung jalannya acara, menyatakan bahwa kehadiran buku ini menjadi penanda bahwa mahasiswa STIT Ar-Raudlatul Hasanah tidak hanya aktif di organisasi, tetapi juga produktif dalam karya tulis.

“Ini adalah bukti bahwa civitas akademika STIT RH mampu mencurahkan segala ilmu dan pemikirannya ke dalam karya nyata yang abadi,” ujarnya saat dimintai konfirmasi di sela acara.

Dengan berakhirnya acara ini, dimulailah babak baru pergerakan mahasiswa di STIT Ar-Raudlatul Hasanah. Semangat pengabdian yang dirajut dengan aksi intelektual diharapkan mampu membawa kampus menuju peradaban Islam yang lebih maju dan berkemajuan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *