Deli SerdangOlahraga

Santri Darul Ma’rifat Borong Medali di Kejurda Tapak Suci Deli Serdang

21
×

Santri Darul Ma’rifat Borong Medali di Kejurda Tapak Suci Deli Serdang

Sebarkan artikel ini

DELI SERDANG – Pesantren Modern Darul Ma’rifat kembali membuktikan eksistensinya sebagai kawah candradimuka generasi muda yang tangguh. Sebanyak 10 atlet pilihan dari kontingen Tapak Suci “016 Darul Ma’rifat” sukses menunjukkan taji dalam ajang bergengsi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Tapak Suci Deli Serdang PIMDA 309 yang baru saja usai.

​Dalam kompetisi yang berlangsung ketat tersebut, pesantren yang terletak di Hamparan Perak ini berhasil membawa pulang lima medali dari berbagai kategori. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa pola pembinaan di bawah kepemimpinan Kyai Dr. Amar Tarmizi, M.Pd., mampu menyeimbangkan aspek spiritual, akademik, dan ketangkasan fisik.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Emas untuk Haffiz Daniel

​Prestasi paling mentereng diraih oleh Haffiz Daniel Alvianza Laheba. Tampil dengan teknik yang matang dan mentalitas juara, Haffiz sukses menyabet Juara 1 (Medali Emas) pada kategori Pra Remaja Kelas F Putra.

​Selain emas dari Haffiz, empat atlet lainnya juga berhasil mengamankan podium juara ketiga di kelas masing-masing, antara lain:

  • Batara Nuh Deli Malaya: Juara 3 Pra Remaja Kelas G Putra.
  • Putri Nur Ramadhani Humairah: Juara 3 Remaja Kelas A Putri.
  • Ahmad Khairi Syam: Juara 3 Remaja Kelas B Putra.
  • Nanda Lathifatun Nadira: Juara 3 Remaja Kelas G Putri.

Lebih dari Sekadar Medali

​Pimpinan Pesantren, Kyai Dr. Amar Tarmizi, M.Pd., menyampaikan bahwa keikutsertaan santri dalam ajang ini bukan sekadar mengejar trofi, melainkan bentuk pembinaan karakter.

​”Pendidikan pesantren tidak hanya fokus pada spiritual dan intelektual. Kami mendukung penuh pengembangan bakat santri di bidang olahraga sebagai sarana melatih disiplin dan mental juara,” tegasnya.

 

​Perjuangan para santri ini tidaklah instan. Sebelum bertanding, mereka harus melewati jadwal latihan rutin yang padat dan disiplin tinggi di sela-sela aktivitas pengajian dan sekolah. Dukungan dari para pelatih, ustadz, serta doa dari keluarga besar pesantren menjadi kunci keberhasilan mereka di gelanggang.

Bekal Masa Depan

​Ajang Kejurda ini diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi para santri untuk memperkuat ukhuwah antarpesilat sekaligus mengasah jiwa sportivitas.

​Dengan raihan prestasi ini, kontingen “016 Darul Ma’rifat” berkomitmen untuk terus membina atlet-atlet muda agar siap bersaing, tidak hanya di level daerah, tetapi juga merambah ke kancah nasional. Keberhasilan ini sekaligus mematahkan stigma bahwa santri hanya pandai mengaji, namun juga mampu berprestasi di bidang bela diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *