Bentengi Generasi Emas, PP IPA Gagas PKPI dan Gaungkan Penguatan Karakter Hadapi Isu LGBT di Lingkungan Pendidikan
JAKARTA // FORMAPPEL.com –
Menanggapi keresahan masyarakat terkait penyebaran paham Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang dinilai mulai merambah dunia pendidikan, media sosial, hingga film animasi anak, Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Al Washliyah (PP IPA) mengambil langkah strategis. Guna mencegah degradasi moral generasi muda, PP IPA menggagas gerakan Penguatan Karakter Pelajar Indonesia (PKPI). Gagasan ini pun telah diserahkan langsung kepada Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Al Washliyah, KH. Dr. Masyhuril Khamis, SH., MM.
Ketua Umum PP IPA, Mhd Amril Harahap, menegaskan bahwa fenomena LGBT saat ini menjadi perhatian serius yang harus dikaji secara nasional. Sebagai organisasi pelajar Islam, PP IPA merasa bertanggung jawab mengambil peran aktif di garda terdepan.
“Persoalan LGBT ini merupakan perhatian khusus kami. Kami melihat tantangannya makin nyata, sehingga perlu ada tindakan preventif yang konkret,” ujar Amril didampingi Sekretaris Jenderal Khoirunnisa, Bendahara Umum Mhd Ilham Harahap, serta Anggota Pleno Dtm Asril Marzuki dan M. Fauzani Fikri Ihsan Nasution saat memberikan keterangan di Kantor PB Al Washliyah, Jakarta, Rabu 3/6/2026
Berangkat dari keresahan tersebut, gerakan PKPI ini rencananya akan diinisiasi terlebih dahulu di seluruh lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan Al Jam’iyatul Washliyah se-Indonesia. “Oleh karena itu, kami bersilaturahmi dengan Ayahanda Ketua Umum PB Al Washliyah untuk bermohon agar dikeluarkan instruksi resmi kepada seluruh pimpinan dan tenaga pendidik di lembaga pendidikan Al Washliyah. Tujuannya agar mereka lebih memperketat pengawasan terhadap moral pelajar serta mewaspadai penyebaran paham tersebut,” tambah Amril.
Tidak berhenti di internal organisasi, PP IPA juga berencana membawa program PKPI ini ke tingkat pemerintahan. Mereka akan menyampaikan gagasan ini kepada beberapa kementerian terkait serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri). PP IPA bahkan mendorong DPR RI untuk memberikan perhatian khusus terhadap isu degradasi moral generasi muda agar lahir regulasi yang kuat untuk melindungi anak bangsa. Melalui gerakan PKPI, PP IPA berkomitmen untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan sosialisasi secara masif, sekaligus menggelar kajian strategis bersama para pakar.
Amril juga menyoroti viral nya kasus asusila sesama jenis yang melibatkan oknum mahasiswa di sebuah politeknik di Jakarta baru-baru ini. Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi alarm keras bagi masa depan moral generasi emas Indonesia. Jika dibiarkan, fenomena ini dikhawatirkan menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan Indonesia sebagai bangsa yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila. (Halim)




















