Daerah

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Bekali Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Menjadi “Pahlawan Digital” dalam MPLS

6
×

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Bekali Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Menjadi “Pahlawan Digital” dalam MPLS

Sebarkan artikel ini

 

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Bekali Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Lubuk Pakam Menjadi “Pahlawan Digital” dalam MPLS

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

DELI SERDANG // FORMAPPEL.com – Ketua Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang, Junaidi Malik, S.H., membekali ratusan peserta didik baru SMA Negeri 1 Lubuk Pakam melalui materi literasi digital bertajuk “Pahlawan Digital” pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Rabu, 15 Juli 2026.

Kegiatan yang diikuti ratusan siswa baru tersebut bertujuan membentuk karakter peserta didik sejak hari pertama memasuki lingkungan sekolah, sekaligus meningkatkan literasi digital sebagai bekal menghadapi tantangan perkembangan teknologi menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Dalam sesi yang berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, pemutaran ilustrasi kasus, diskusi, dan tanya jawab, Junaidi mengajak para peserta memahami pentingnya menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Menurut Junaidi, MPLS merupakan momentum yang sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter, disiplin, tanggung jawab, integritas, serta rasa percaya diri kepada peserta didik baru agar mampu berinteraksi secara positif dengan teman, guru, maupun seluruh warga sekolah.

“Kegiatan ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai karakter, wawasan kebangsaan, serta pemahaman terhadap tata tertib sekolah. Dengan demikian, para siswa siap mengikuti proses pembelajaran dengan semangat, motivasi tinggi, dan memiliki mental yang kuat dalam menghadapi tantangan zaman,” ujar Junaidi.

Dalam kesempatan tersebut, Junaidi juga memperkenalkan gerakan “Pahlawan Digital” yang mengusung moto “Berani Melindungi, Berani Menginspirasi, dan Berani Berbuat Baik.” Gerakan ini mengajak para pelajar menjadi generasi yang cerdas memanfaatkan teknologi, bijak menggunakan media sosial, serta berani menjadi pelopor kebaikan di ruang digital.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi tidak hanya membawa manfaat, tetapi juga menghadirkan berbagai ancaman yang harus diwaspadai oleh anak-anak. Ancaman tersebut antara lain judi online, penipuan daring (scam), pencurian akun, perundungan siber (cyberbullying), penyebaran hoaks, akun palsu, grooming oleh orang asing di internet, penyebaran foto maupun video tanpa izin, phishing, hingga penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

“Anak-anak harus menjadi pengguna internet yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Jangan mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, jangan mudah membagikan data pribadi, dan jangan takut melapor apabila menjadi korban maupun melihat tindakan yang membahayakan di dunia digital. Jadilah Pahlawan Digital yang mampu melindungi diri sendiri sekaligus menginspirasi orang lain,” pesannya.

Junaidi menegaskan bahwa pendidikan literasi digital merupakan bagian penting dari upaya perlindungan anak di era modern. Edukasi sejak dini menjadi langkah preventif agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan teknologi maupun menjadi korban berbagai bentuk kejahatan siber yang semakin kompleks.

Sementara itu, pihak SMA Negeri 1 Lubuk Pakam menyampaikan apresiasi atas kehadiran Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang dalam kegiatan MPLS. Materi yang diberikan dinilai sangat relevan dengan kehidupan pelajar saat ini karena mampu meningkatkan kesadaran siswa untuk menggunakan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi pelajar yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, berintegritas, beretika dalam bermedia digital, serta mampu menjadi agen perubahan positif di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Dengan semangat “Pahlawan Digital”, SMA Negeri 1 Lubuk Pakam bersama Lembaga Perlindungan Anak Kabupaten Deli Serdang berkomitmen mendorong terwujudnya lingkungan sekolah yang aman, ramah anak, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun penyalahgunaan teknologi. Dari sekolah inilah diharapkan lahir generasi yang cerdas, tangguh, berkarakter, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi demi mewujudkan Indonesia Emas 2045. (WA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *