Proyek normalisasi sungai di Kabupaten Gayo Lues anggaran biaya tidak terduga diduga proyek sarat kepentingan bisnis sang Bupati
Aceh-Formappel.com// Sejumlah alat berat exavator dan beberapa alat berat lainya terlihat masih terus bekerja di beberapa titik lokasi sungai di kecamatan belang Kejeren dan beberapa kecamatan lainya dalam proyek normalisasi sungai yang bersumber dari anggaran Belanja tidak terduga ( BTT ) Kabupaten Gayo Lues yang saat ini terus menjadi sorotan publik .
Isu yang saat ini terus berkembang Sejumlah alat berat tersebut di duga kuat milik dari keluarga bupati Gayo Lues suhaidi , yang baru di beli keluarga Bupati Gayo Lues setelah adanya proyek normalisasi sungai yang bersumber dari anggaran Belanja tidak terduga pada bersumber dari anggaran APBK Gayo Lues tahun 2025 -2026
Hal ini yang menjadi pertanyaan besar anggaran belanja tidak terduga yang di alokasi dari APBK saat terjadinya bencana alam , anggaran yang mencapai kurang lebih puluhan milyar tersebut seharusnya di gunakan untuk kepentingan masyarakat yang terkenal dampak , bencana alam , yang saat ini masih di rasakan masyarakat , bukan di jadikan ajang kepentingan bisnis , dengan berbagai macam cara , bermoduskan proyek normalisasi sungai , yang jelas cukup sarat kepentingan bisnis mencari keuntungan .
Irwansah Salah seorang warga kecamatan Blang Kejeren mengaku alat berat yang di kabarkan milik keluarga dari bupati Gayo Lues tersebut saat ini kerja di lokasi bantaran sungai , di beberapa titik di lokasi sungai yang sempat terdampak bencana banjir bandang , yang di kabarkan proyek normalisasi sungai .
” Alat berat tersebut saat ini kami liat terus melakukan kegiatan. Normalisasi sungai di beberapa titik sungai yang terdampak banjir bandang ” ucap nya.
Sementara itu aktivis provinsi Aceh Rahmuddi berharap kepada pihak kejaksaan tinggi Aceh bisa melakukan audit terhadap anggaran Belanja tidak terduga kabupaten Gayo Lues yang di duga kuat sarat kepentingan bupati Gayo Lues dan pejabat lainya untuk mencari keuntungan di tengah bencana alam di kabupaten Gayo Lues .
” Kami cukup perihatin dan berharap kepada kejaksaan tinggi Aceh bisa melakukan audit terhadap anggaran belanja tidak terduga kabupaten Gayo Lues yang di duga kuat menjadi ajang bisnis par pejabat untuk mengambil keuntungan di tengah bencana alam ” tegas nya
Pihak pemerintah kabupaten Gayo Lues sendiri sampai saat ini belum ada memberi keterangan resmi , terkait pengelolan proyek normalisasi sungai yang bersumber dari anggaran Belanja tidak terduga , yang sampai saat ini belum di ketahui di dinas mana di kelola . ( Irvan )





















