K.H Kaya Hasibuan Pimpin MUI Deliserdang 2026–2031, Komit Jadikan Organisasi Wadah Pengabdian Umat
LUBUK PAKAM // FORMAPPEL.com — Tokoh Ulama Kabupaten Deliserdang, Drs. H. Kaya Hasibuan, secara resmi dikukuhkan sebagai Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Deliserdang masa khidmat 2026–2031. Pengukuhan berlangsung di Aula Cendana, Lantai II Kantor Bupati Deliserdang, Lubukpakam, Senin (5/10/2026).
KH. Kaya Hasibuan dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Maratua Simanjuntak, bersama 61 jajaran pengurus lainnya yang terdiri dari 32 Pengurus Harian dan 30 Dewan Pertimbangan.
Pengukuhan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kabupaten Deliserdang yang digelar pada 24 Agustus 2026 lalu, serta dikuatkan melalui Surat Keputusan MUI Provinsi Sumatera Utara.
Dalam naskah kepengurusan baru tersebut, Kaya Hasibuan akan didampingi oleh Dr. H. Khairul Anwar, H. Mukhtar Muklis, S.E., dan Muhammad Fadhli Lubis sebagai Wakil Ketua Umum. Posisi Sekretaris Umum diampu oleh H. Zulkarnaen, S.Ag., M.Si., sedangkan Bendahara Umum dijabat oleh H. Surya, S.Pd.
Usai dilantik, Ketua Umum MUI Deliserdang KH. Kaya Hasibuan menegaskan bahwa momentum pengukuhan ini menjadi awal pengabdian yang nyata bagi seluruh jajaran pengurus untuk memberikan manfaat luas bagi masyarakat dan umat Islam di Deliserdang.
“Berkhidmat bukan sekadar untuk menjalankan periode kepengurusan, tetapi bermakna memberikan pengabdian yang lebih besar kepada umat dan masyarakat.
Pengabdian yang kita laksanakan hendaknya tidak hanya sebatas menjalankan rutinitas kepengurusan, tetapi benar-benar memberikan manfaat,” tegas Kaya Hasibuan dalam sambutannya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Deliserdang atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sejak proses Musda hingga terlaksananya pengukuhan kepengurusan periode 2026–2031 tersebut.
Ketua Umum MUI Sumut, Dr. H. Maratua Simanjuntak, memberikan pesan khusus kepada KH. Kaya Hasibuan dan jajaran pengurus baru agar menjalankan amanah dengan mengedepankan adab, akhlak, serta menjaga kemandirian lembaga.
“Kalaupun kurang ilmunya, tetapi akhlaknya tinggi, itu yang paling benar di sisi agama Islam.
Pengurus MUI harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” pesan Maratua.
Maratua menambahkan, di bawah kepemimpinan KH. Kaya Hasibuan, pengurus MUI diharapkan tidak menggantungkan hidup dari organisasi, melainkan membesarkan organisasi demi kemaslahatan umat.
“Kemandirian itu artinya pengurus MUI tidak boleh hidup dari MUI, tetapi harus menghidupi MUI,” pintanya.
Sementara itu, Bupati Deliserdang dr. H. Asri Ludin Tambunan menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya KH. Kaya Hasibuan beserta jajaran. Bupati menegaskan bahwa Pemkab Deliserdang siap bersinergi kuat dengan kepengurusan baru dalam membangun moral dan akhlakul karimah masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Deliserdang tidak hanya memberikan bimbingan, tetapi pasti akan memberikan support terhadap Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Deliserdang,” ucap Asri Ludin.
Bupati berharap di bawah nahkoda KH. Kaya Hasibuan, MUI Deliserdang dapat aktif mengawal gerakan keagamaan daerah, seperti Sedekah Subuh, Sedekah Mengaji, dan Subuh Berjamaah serta turut membendung ancaman moral masyarakat seperti penyalahgunaan narkoba dan pemahaman agama yang keliru.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Deliserdang, Kepala BNNK Deliserdang Kombes Pol. M. Fadris Sangun Ratulana, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta pimpinan ormas Islam se-Kabupaten Deliserdang. (Imam Sarianda)





















