Anggaran Rakyat Jadi Polemik! DPW HARI Sumut Kepung Kantor Gerindra Sumut, Desak Kejelasan P-APBD Deli Serdang 2026
Aksi ini bukan sekadar menyampaikan aspirasi di ruang publik, melainkan juga menjadi bentuk kepedulian terhadap jalannya pemerintahan, proses penganggaran daerah, serta tanggung jawab para pemangku kepentingan dalam memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Ketua DPW HARI Sumut, M. Khairuddin Hasibuan, ST yang akrab disapa Amek menegaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan bagian dari hak konstitusional warga negara dalam kehidupan demokrasi. Karena itu, aksi ini tidak dimaksudkan sebagai serangan pribadi terhadap individu maupun bentuk permusuhan terhadap partai politik tertentu, melainkan sebagai dorongan agar polemik P-APBD Deli Serdang disikapi secara serius, terbuka, dan bertanggung jawab.
Persoalan P-APBD bukan sekadar urusan politik, melainkan menyangkut kepentingan masyarakat luas. “Di balik pembahasan anggaran, terdapat harapan masyarakat terhadap keberlanjutan program pembangunan, peningkatan pelayanan publik, serta pemenuhan kebutuhan dasar rakyat”, tegasnya.
Oleh sebab itu, setiap perbedaan pandangan maupun hambatan dalam proses pembahasan anggaran harus diselesaikan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Transparansi, komunikasi yang terbuka, dan tanggung jawab kelembagaan harus dikedepankan agar polemik tidak berlarut-larut dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pemerintahan tetap terjaga.
”Demokrasi tidak boleh berhenti pada perdebatan dan tarik-menarik kepentingan. Demokrasi harus menghadirkan solusi. Jabatan dan kewenangan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat, bukan membiarkan persoalan berlarut tanpa kejelasan”, ujarnya.
DPW HARI Sumut mendorong seluruh pihak terkait untuk membuka ruang dialog, memberikan penjelasan yang transparan kepada publik, serta mengedepankan langkah penyelesaian yang sah, terukur, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Kabupaten Deli Serdang.
Rakyat tidak membutuhkan polemik yang berkepanjangan. Rakyat membutuhkan kepastian, pelayanan yang berjalan, pembangunan yang berkelanjutan, dan para pemangku kepentingan yang berani mengutamakan kepentingan umum di atas segala perbedaan.
Pada akhirnya, yang harus menjadi pemenang bukanlah kepentingan kelompok atau golongan tertentu, melainkan masyarakat Deli Serdang itu sendiri.
Demokrasi harus dijaga, aspirasi harus didengar, dan kepentingan rakyat harus tetap menjadi prioritas. (WA)





















