KAMI Kompeten Indonesia Bersama UIN Sumatera Utara Medan Perkuat Kompetensi Manajemen Risiko
JAKARTA // FORMAPPEL.com — KAMI Kompeten Indonesia bekerja sama dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara Medan menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Skema Pengelolaan Manajemen Risiko (Certified Risk Associate/CRA) yang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pasar Modal berlisensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida pada 14–17 Oktober 2026 di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat.
Kegiatan ini diikuti oleh 11 peserta yang berasal dari unsur pimpinan dan pejabat di lingkungan UIN Sumatera Utara Medan. Para peserta mengikuti rangkaian pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi dalam mengidentifikasi, menganalisis, mengevaluasi, serta mengendalikan risiko pada unit kerja masing-masing.
Berdasarkan hasil pelaksanaan sertifikasi, sebanyak 11 peserta direkomendasikan kompeten dalam Skema Pengelolaan Manajemen Risiko (CRA). Capaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penerapan manajemen risiko dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Rektor UIN Sumatera Utara Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., bersama Direktur KAMI Kompeten Indonesia, Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., menjadi bagian penting dalam kolaborasi pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi. Program ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran risiko serta meningkatkan kualitas pengambilan keputusan di lingkungan perguruan tinggi.
Direktur KAMI Kompeten Indonesia, Ivan Suaidi, S.Sos., M.M., menegaskan bahwa pengelolaan manajemen risiko merupakan aspek penting dalam mendukung keberlangsungan dan pencapaian tujuan organisasi. Setiap pemilik risiko perlu memiliki pemahaman dan kompetensi yang memadai agar mampu mengantisipasi potensi hambatan, mengidentifikasi peluang, serta mengambil langkah mitigasi yang tepat.
Menurutnya, penerapan manajemen risiko tidak hanya berkaitan dengan upaya menghindari kerugian, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan efektivitas pengambilan keputusan, memperkuat pengawasan, dan memastikan pencapaian tujuan organisasi. Dalam konteks perguruan tinggi, kompetensi tersebut diperlukan untuk mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi dan penguatan tata kelola kelembagaan.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Putri Ayu Erikusuma dan Zulfianto Arbi, S.E., M.M., AAAI-K, AMII, ACII, WMI, CRP, CSA, CTA, AMRP, WPPE, Chartered Insurer. Keduanya memberikan pembekalan materi dan wawasan praktis mengenai prinsip, proses, serta penerapan pengelolaan manajemen risiko dalam organisasi.
Selain pembekalan materi, kegiatan ini juga melibatkan asesor dari LSP Pasar Modal, yaitu Ida Bagus Sutrista Adi Dharma dan Gillang Panjiwijaya. Keduanya bertugas melaksanakan asesmen kompetensi peserta berdasarkan skema dan unit kompetensi yang dipersyaratkan.
Proses asesmen menjadi bagian penting dalam sertifikasi profesi karena digunakan untuk mengevaluasi pemenuhan kompetensi peserta sesuai dengan standar yang berlaku. Melalui proses tersebut, peserta dinilai berdasarkan pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan yang relevan dengan penerapan pengelolaan manajemen risiko. Hasil pelaksanaan sertifikasi menunjukkan bahwa seluruh 11 peserta direkomendasikan kompeten dalam skema CRA.
Keterlibatan asesor dari LSP Pasar Modal memperkuat sinergi antara lembaga pelatihan, lembaga sertifikasi profesi, dan perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi. Kolaborasi ini juga menjadi upaya untuk memastikan bahwa peningkatan kapasitas peserta tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga pada pemenuhan standar kompetensi profesi.
11 Pimpinan dan Pejabat UIN Sumatera Utara Medan Mengikuti Sertifikasi CRA
Sebanyak 11 peserta yang mengikuti kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Skema Pengelolaan Manajemen Risiko CRA berasal dari unsur pimpinan dan pejabat di lingkungan UIN Sumatera Utara Medan, yaitu:
Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag. — Rektor UIN Sumatera Utara Medan.
Prof. Dr. H. Azhari Akmal Tarigan, M.A. — Wakil Rektor I.
Dr. H. Ibnu Sa’dan, M.Pd. — Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama (AAKK).
Prof. Dr. Syafruddin Syam, M.Ag. — Dekan Fakultas Syariah.
Prof. Dr. H. Mesiono, S.Ag., M.Pd. — Dekan Fakultas Ilmu Sosial.
Prof. Dr. Hj. Tien Rafida, M.Hum. — Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah.
Dr. Zulham, S.HI., M.Hum. — Dekan Fakultas Sains dan Teknologi.
Dr. Nursapia Harahap, M.A. — Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat.
Dr. Fauzi Arif Lubis, M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam.
Dr. Elfi Yanti Ritonga, M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Dakwah.
Dr. Muhammad Nuh Siregar, S.Ag., M.A. — Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin.
Keikutsertaan para pimpinan dan pejabat tersebut diharapkan dapat memperkuat penerapan manajemen risiko secara terstruktur di setiap unit kerja. Dengan pemahaman dan kompetensi yang memadai, setiap unit diharapkan mampu mengidentifikasi potensi risiko sejak dini, menyusun langkah mitigasi yang sesuai, serta meningkatkan efektivitas pengawasan dan evaluasi program kerja.
Kolaborasi antara KAMI Kompeten Indonesia dan UIN Sumatera Utara Medan juga diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam pengembangan sumber daya manusia yang kompeten, profesional, dan adaptif terhadap tantangan tata kelola perguruan tinggi. Melalui pelatihan dan sertifikasi berbasis kompetensi, perguruan tinggi diharapkan semakin siap membangun budaya sadar risiko sebagai bagian dari peningkatan kualitas tata kelola kelembagaan.
KAMI Kompeten Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis perguruan tinggi, lembaga pemerintah, dan berbagai organisasi dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pelatihan, pendampingan, serta fasilitasi sertifikasi kompetensi sesuai kebutuhan dan standar yang berlaku.
Melalui semangat “Teman Kompeten Anda”, KAMI Kompeten Indonesia mendorong terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang profesional, berdaya saing, dan kompeten dalam mendukung kemajuan organisasi serta pembangunan nasional. (Halim)





















