Daerah

Berkedok Petugas, Kabel Travo Digondol, Maling Makin Percaya Diri: Warga Minta Aparat Bertindak

×

Berkedok Petugas, Kabel Travo Digondol, Maling Makin Percaya Diri: Warga Minta Aparat Bertindak

Sebarkan artikel ini

 

Berkedok Petugas, Kabel Travo Digondol, Maling Makin Percaya Diri: Warga Minta Aparat Bertindak

formappel.com
Biru-Emas-Geometris-Abstrak-Dekoratif-Selamat-Datang-Peserta-Didik-Baru-Ban-20251117-205706-0000
formappel.com

DELI SERDANG // FORMAPPEL.com —
Menjelang subuh, saat warga terlelap, travo listrik di Jalan Gardu (Lorong 7) Desa Sei Rotan justru “dibersihkan”. Bukan oleh petugas resmi, melainkan kawanan maling yang bekerja rapi, tenang, dan tanpa rasa takut seolah hukum masih tertidur.

Peristiwa pencurian kabel travo ini terjadi pada Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 04.30 WIB, di wilayah hukum Polsek Percut Sei Tuan yang kini berganti nama menjadi Polsek Medan Tembung. Ironisnya, aksi tersebut berlangsung santai. Tiga orang pelaku dengan leluasa menggasak kabel tembaga travo, bahkan sempat dikira warga sebagai petugas PLN yang sedang melakukan perbaikan rutin.

Kecurigaan baru muncul ketika salah satu pelaku bertindak layaknya “komandan lapangan”, berdiri di badan jalan sambil mengawasi dan berulang kali menyuruh rekannya cepat-cepat. Saat itulah warga tersadar: ini bukan perbaikan, ini penjarahan.

Akibat ulah kawanan tersebut, aliran listrik padam. Warga berdatangan ke lokasi, resah dan geram. Aktivitas terganggu, kenyamanan dirampas, sementara pelaku sudah lebih dulu lenyap bersama kabel tembaga hasil jarahan.

Hingga berita ini diturunkan, petugas PLN telah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Salah seorang petugas menyebutkan bahwa sekitar lima meter kabel tembaga telah digasak. Nilai kerugian masih dihitung, namun dampaknya sudah jelas: masyarakat kembali jadi korban.

Yang lebih menyakitkan, kejadian ini bukan yang pertama. Petugas PLN mengungkapkan bahwa pencurian serupa sebelumnya juga terjadi di Jalan Sidomulyo Pasar XI Tembung. Polanya sama, pelakunya seperti paham medan, dan hasilnya sama: PLN kerepotan, warga dirugikan, pelaku melenggang bebas.

Warga berharap listrik segera kembali normal. Namun lebih dari itu, mereka menagih kehadiran negara. Aparat penegak hukum diminta tidak sekadar menunggu laporan, tetapi serius memburu dan menangkap kawanan spesialis pencurian kabel listrik yang sudah terang-terangan menantang hukum.

Jika maling bisa bekerja subuh-subuh tanpa takut, pertanyaannya sederhana: siapa sebenarnya yang sedang tertidur?. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *