BeritaLangkat

Reses Di Bahorok, Anggota DPRD Sumatera Utara Edi Surahman Sinuraya Serap Keluhan Jalan Rusak

172
×

Reses Di Bahorok, Anggota DPRD Sumatera Utara Edi Surahman Sinuraya Serap Keluhan Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;

Bahorok – Formappel. Com|| Persoalan infrastruktur jalan  kembali mencuat dalam kegiatan Reses III Tahun Sidang II 2025–2026 yang digelar Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Golkar Komisi E, Edi Surahman Sinuraya di Desa Perkebunan Bukit Lawang, Desa Sei Musam Kendit, Desa Perkebunan Sei Musam, Desa Ujung Bandar, Desa Perkebunan Bungara, Desa Perkebunan Pulo Rambung, Desa Simpang Pulo Rambung, Kecamatan Bahorok pada Minggu 17 Mei 2026 – Selasa 19 Mei 2026.

Kehadiran legislator Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Binjai – Langkat itu disambut antusias warga. Tidak hanya masyarakat Desa Perkebunan Bukit Lawang, warga dari Desa Sei Musam Kendit, Desa Perkebunan Bungara, Desa Ujung Bandar,Desa Perkebunan Sei Musam,Desa Perkebunan Pulo Rambung,Desa Simpang Pulo Rambung juga memadati lokasi reses untuk menyampaikan langsung berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Dalam dialog yang berlangsung terbuka, dua persoalan utama mendominasi keluhan masyarakat: rusaknya akses jalan dan carut-marut

Bagi warga, kondisi jalan yang mereka lalui saat ini tidak lagi sekadar mengganggu aktivitas, tetapi mulai mengancam keselamatan. Beberapa titik jalan disebut mengalami kerusakan parah dan rawan longsor, terutama saat musim hujan.

“Kami sangat mendambakan pembangunan jalan yang layak, Pak. Jalan yang kami lalui sekarang hampir longsor,” keluh Yudi Suseno  warga Desa Perkebunan Pulo Rambung, saat sesi tanya jawab.

Selain infrastruktur, warga Sampang Pulo Rambung menyampaikan permohonan bantuan pembangunan Mesjid Al-Ikhwan

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Edi Surahman Sinuraya menyatakan persoalan infrastruktur jalan harus segera menjadi perhatian pemerintah daerah dan instansi terkait, namun karena adanya bencana alam pada beberapa waktu lalu,sehingga pemerintah fokus untuk penanggulangan bencana, namun demikian,ia akan membicarakan pada sidang di DPRD. Menurutnya, hasil musyawarah pembangunan mulai dari tingkat desa hingga kabupaten semestinya dapat menjadi dasar percepatan penanganan

“Musrenbang desa hingga Musrenbang tingkat Kabupaten Langkat telah terlaksana. Mudah-mudahan ini menjadi perhatian serius pemerintah setempat,” ujar Edi Surahman..

Terkait permohonan pembangunan Mesjid Al-Ikhwan, politisi Partai Golkar akan kita lihat apakah tahun ini masih ada sisa anggaran untuk rumah ibadah.

“Saya akan lihat dulu apakah masih ada atau tidaknya anggaran untuk bantuan rumah ibadah, jika tahun ini tidak ada sisa anggaran, saya akan anggarkan untuk bantuan rumah ibadah pada tahun depan (2027), ” ujarnya. (tp110)

Editor : Tolhas Pasaribu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *