BeritaLangkat

Jembatan Penghubung Dua Desa Di Salapian Segera Dibangun

228
×

Jembatan Penghubung Dua Desa Di Salapian Segera Dibangun

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 48;

Langkat-Formappel.Com|| Dandim 0203/Langkat, Letnan Kolonel Infanteri Madwin Sangkakala diwakilkan Danramil 05 Salapian Kapten Arhanud Iroma Harahap melakukan peletakan batu pertama pembangunan infrastruktur jembatan gantung penghubung antar dua Desa yanki Dusun Batu Guru A Desa Panco Warno Kecamatan Salapian menuju Dusun Lau Mentar Desa Besadi Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Kamis (4/6/26). Peletakan batu pertama ini menandai dimulainya pembangunan infrastruktur jembatan gantung penghubung dua Desa segera dimulai.

Acara yang dihadiri oleh Danramil 05 Salapian Kapten Inf Iroma Harahap, Camat Salapian Ramlan Tarigan, Bhabinkamtibmas Desa Panco Warno mewakili Kapolsek Salapian, Kepala Desa Panco Warno Berma Edininta Ginting, Kepala Desa Besadi Bengis Sembiring, Tokoh Masyarakat Desa Panco Warno, Tokoh Masyarakat Desa Besadi.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Pembangunan infrastruktur Jembatan Gantung Merah Putih merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, dan partisipasi masyarakat melalui swadaya.

Camat Salapian Ramlan Tarigan, pada sambutannya mengucapkan terimakasih kepada TNI yang telah berupaya untuk pembangunan infrastruktur jembatan gantung penghubung dua Desa ini.

“Pembangunan Jembatan Gantung Merah Putih ini bukan hanya menghubungkan dua wilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan mempermudah berbagai aktivitas masyarakat. Kami berharap akses ini dapat memperlancar transportasi, mempercepat urusan administrasi, serta mendongkrak perekonomian warga, ujar Ramlan Tarigan.

Ia menambahkan, selama ini masyarakat harus menempuh jalur yang lebih jauh dan menghadapi berbagai hambatan medan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari maupun mengangkut hasil pertanian.

Sementara Kepala Desa Ponco Warno Berma Edininta Ginting didampingi Kepala Desa Besadi Bengis Sembiring mengatakan, kehadiran jembatan ini diharapkan dapat mengatasi kendala akses transportasi yang selama ini dihadapi warga kedua desa.

Terpisah Dandim 0203/Langkat, Letkol Inf. Madwin Sangkakala melalui Danramil 05/Salapian Kapten Arh Iroma Harahap kepada wartawan, mengatakan, pembangunan infrastruktur jembatan gantung, merupakan program TNI yaitu program Karya Bakti Padat Karya. Jembatan yang akan dibangun tersebut nantinya menjadi akses penghubung strategis antar Desa, dan Kecamatan.

“Jembatan ini nantinya akan menjadi salah satu akses penghubung antara Desa Panco Warno Kecamatan Salapian dan Desa Besadi Kecamatan Kuala, ” kata Kapten Arh. Iroma Harahap. Jembatan yang dibangun memiliki panjang 57 meter dan lebar 1,7 meter. Selain berfungsi sebagai sarana penghubung, jembatan tersebut juga menjadi simbol semangat gotong royong serta harapan baru bagi masyarakat pedesaan.

“Dengan adanya jembatan ini diharapkan akses masyarakat menjadi lebih mudah, lebih cepat, dan tentunya dapat mendukung peningkatan kesejahteraan warga, ” ujar Danramil 05 Salapian.

Selain sebagai sarana penghubung, pembangunan jembatan juga diharapkan mampu membuka potensi ekonomi baru di wilayah sekitar, termasuk mendukung sektor pertanian yang menjadi pencaharian utama warga.

Program TNI, Program Karya Bakti, Padat Karya, selain pembangunan infrastruktur jembatan gantung dan jembatan beton, ada juga rehabilitasi gedung sekolah baik tingkat sekolah dasar, sekolah tingkat pertama hingga sekolah menengah, baik negeri maupun swasta.

“Selain pembangunan infrastruktur jembatan gantung dan beton, bagi warga masyarakat disekitar jika ada sekolah-sekolah yang butuh untuk rehabilitasi bangunan sekolah silahkan hubungi Babinsa di Desa masing-masing, ” imbuhnya.

Sambungnya, untuk Kecamatan Salapian sudah ada jembatan penghubung yang sudah dan akan dimulai pembangunan infrastruktur jembatan, yakni Desa Ujung Bandar, Desa Pamah Tambunan dan Desa Ponco Warno. (tp110)

Editor : Tolhas Pasaribu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *