Aceh Tenggara-Formappel.com // Sedikitnya belasan dapur SPPG di kabupaten Aceh tenggara provinsi Aceh di pastikan tidak akan beroperasi lagi , belasan dapur SPPG ini tersebar di beberapa kacamatan yang ada di kabupaten Aceh tenggara .
Berhentinya beroperasi dapur SPPG di duga kuat adanya indikasi praktek jual beli dapur SPPG yang saat ini santer terjadi pasca di tahanya mantan ketua BGN dan mantan dua pejabat BGN lainya oleh pihak tindak pidana khusus Kejagung pada Selasa sore kemarin .
Isu jual beli dapur SPPG saat ini terus menguak setelah adanya banyak laporan dari para memiliki SPPG yang harus menyetor ratusan juta rupiah untuk mendapatkan izin oprasional dapur SPPG .
Sementara itu saat di konfermasi terkait tidak berhenti nya oprasional belasan SPPG di kabupaten Aceh tenggara , kepala kordinator wilayah dapur SPPG kabupaten Aceh tenggara melalui pesan singkat whats app pihak nya tidak bersedia untuk di konfermasi.
Sementara itu menurut Dahrinsyah ketua organisasi Barisan sepuluh pemuda Aceh tenggara ,kepada tvonenews.com, Kamis (04/07,2026) praktek jual beli dapur SPPG di pastikan banyak terjadi di kabupaten kabupaten , di karnakan ada nya indikasi bisnis dan kepentingan dalam pengadaan dapur SPPG di daerah , tidak tertutup kemungkinan di kabupaten Aceh tenggara .
” Isu jual beli dapur SPPG di pastikan marak terjadi di seluruh kabupaten di indonesia dan tidak tertutup kemungkinan di kabupaten Aceh tenggara , setelah merebaknya isu tersebut pasca di tetapkannya beberapa mantan petinggi BGN sebagai tersangka oleh kejagung ” tegasnya.(Lan)





















