BeritaLangkat

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Panglima TNI Panen Raya Padi Di Kecamatan Sirapit

120
×

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Panglima TNI Panen Raya Padi Di Kecamatan Sirapit

Sebarkan artikel ini
filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 41;

Langkat-Formappel. com|| Dalam rangka dukung program ketahanan pangan nasional, Panglima Daerah Militer (Pangdam 1/BB) Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa menghadiri video conference (Vicon) dan panen raya padi di Desa Gunung Tinggi, Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, Jum’at (17/7/26).

Kegiatan tersebut dihadiri Pangdam 1/BB Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa, Dandim 0203/Lkt, Letkol Inf Medwin Sangkakala, S.Sos., M.Han, Danrem 022/PT, Kolonel Inf Sandi Kamidianto, S.I.P., M.I.P, Kasdam 1/BB Brigjen TNI Deki Santoso Pattinaya, Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, Kadistan Langkat, Hendri Tarigan, Camat Sirapit, Muliani Br Sembiring, OPD Kabupaten Langkat, dan Kades se-Kecamatan Sirapit.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Kehadiran Pangdam, menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada pangan nasional.

Dalam video conference yang dipimpin oleh Presiden RI Prabowo Subianto, dan dipusatkan di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan, bahwa panen raya TNI digelar secara serentak di 43 titik di seluruh Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan ketahanan pangan menjadi faktor utama yang menentukan keberlangsungan sebuah negara. Menurutnya, tidak ada negara yang mampu bertahan tanpa produksi pangan yang aman dan berkesinambungan.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk terus mendorong produktivitas pertanian, memperkuat hilirisasi, serta mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan sebagai implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto menyebutkan, Lanud Abdulrachman Saleh Malang menjadi contoh pengembangan ekosistem tebu yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Selain menghasilkan gula, tebu juga diolah menjadi bioetanol, bahan bakar ramah lingkungan, pupuk organik, dan berbagai produk industri bernilai tambah yang mendukung ketahanan energi serta memperkuat industri nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga dengan kinerja TNI. Dia sangat terharu. Karena tugas berat yang diemban TNI mampu menghasilkan yang luar biasa. Dia berharap Indonesia betul-betul menjadi negara yang dapat memproduksi pangan sendiri, dan tidak bergantung dengan negara lain.

Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, TNI Melibatkan Tiga Matra

Panglima TNI,Jenderal TNI Agus Subiyanto, dalam video conference (vicon) menjelaskan, dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, TNI melibatkan tiga matra sesuai keunggulan masing-masing. TNI AD mendampingi budidaya padi dan jagung, TNI AL mengembangkan kedelai, sedangkan TNI AU fokus pada tebu.

“Sesui data pada layer sepanjang Januari-Juni 2026,pendampingan TNI AD telah mencakup 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi sekitar 19,2 ton beras, atau mendukung 55,24% target produksi beras nasional tahun 2026. Di sektor kedelai, TNI AL mendampingi lahan seluas 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton, sementara TNI AU mendampingi 236.048 hektare lahan tebu dengan potensi produksi 18.386 juta ton, setara 1,36 juta ton gula atau 45,5℅ target produksi gula nasional tahun 2026,”kata Panglima TNI.

Usai vicon, Pangdam 1/BB beserta PJU Mabes Kodam, Plt Bupati Tiorita Br Surbakti, dan Camat Sirapit melakukan panen raya. (tp110)

Editor : Tolhas Pasaribu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *