Daerah

PP HIMMAH Kukuhkan Pengurus BIN, Siap Perkuat Kaderisasi Nasional

18
×

PP HIMMAH Kukuhkan Pengurus BIN, Siap Perkuat Kaderisasi Nasional

Sebarkan artikel ini

 

PP HIMMAH Kukuhkan Pengurus BIN, Siap Perkuat Kaderisasi Nasional

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

SIMALUNGUN // FORMAPPEL.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PP HIMMAH), Abdul Razak Nasution, resmi mengukuhkan pengurus Badan Instruktur Nasional (BIN) periode 2026–2029, Jumat, 25 September 2026, di Mess Pora-pora, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Pengukuhan tersebut ditandai dengan pelaksanaan baiat kepengurusan BIN sebagai bentuk komitmen PP HIMMAH dalam memastikan pelaksanaan kaderisasi berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan berkualitas di seluruh jenjang organisasi.

“Sudah kita kukuhkan kepengurusan BIN yang nantinya diharapkan menjadi mesin pencetak kader di seluruh Indonesia,” kata Abdul Razak Nasution seusai prosesi pengukuhan.

Menurut Razak, keberadaan BIN memiliki posisi strategis dalam menjaga kesinambungan proses kaderisasi HIMMAH. BIN tidak hanya bertugas memberikan pelatihan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter, meningkatkan kapasitas, serta menggali potensi kader agar mampu menjalankan amanah organisasi.

“Peran BIN sangat kita harapkan dalam melahirkan kader-kader yang militan, memiliki kapasitas, integritas, serta tanggung jawab terhadap agama, bangsa, dan negara,” tegasnya.

Ia menambahkan, PP HIMMAH memberikan amanah besar kepada jajaran BIN untuk memastikan proses pembinaan kaderisasi dapat berjalan secara konsisten di seluruh wilayah Indonesia.

“Kami amanahkan peran vital ini kepada pengurus BIN untuk melatih, membimbing, membina, sekaligus menggali potensi kader agar mereka memiliki kemampuan dan kesiapan untuk melanjutkan estafet perjuangan organisasi,” tutur Razak.

Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan PP HIMMAH Nomor: 064/PP-HMH/A/KPTS/IX/2026 tentang Pengesahan dan Penetapan Susunan Pengurus Badan Instruktur Nasional (BIN) PP HIMMAH Periode 2026–2029.

Dalam surat keputusan tersebut, Sukri Soleh Sitorus diamanahkan sebagai Kepala BIN, Awaluddin Nasution sebagai Wakil Kepala BIN, Banu Wira Basmara sebagai Sekretaris Utama, serta Mulim sebagai anggota.

Kepala BIN PP HIMMAH, Sukri Soleh Sitorus, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan organisasi kepadanya untuk mengemban amanah tersebut.

“Kepercayaan ini merupakan amanah besar. Perintah dan keputusan organisasi akan kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Sukri.

Ia menegaskan, BIN akan bergerak cepat menyusun langkah-langkah strategis untuk memperkuat sistem kaderisasi HIMMAH, termasuk membentuk dan memperkuat struktur BIN di tingkat provinsi di seluruh Indonesia.

“Kami akan bergerak cepat. Beri kami waktu untuk merapikan sistem dan membentuk perwakilan BIN di setiap provinsi. Ini penting agar proses kaderisasi dapat berjalan secara terukur dan berkesinambungan,” tegasnya.

Sukri menjelaskan, pembentukan BIN di setiap wilayah nantinya diharapkan mampu melakukan pembinaan dan keberlangsungan kaderisasi secara aktif hingga ke tingkat wilayah dan daerah.

“Kita ingin setiap kader mendapatkan pembinaan yang sama, baik dari sisi pemahaman keorganisasian, kepemimpinan, intelektualitas, maupun nilai-nilai perjuangan HIMMAH. Karena itu, instruktur harus memiliki kapasitas dan keteladanan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa kaderisasi merupakan salah satu fondasi utama keberlangsungan organisasi. Menurutnya, kuat atau tidaknya sebuah organisasi sangat ditentukan oleh kualitas kader yang dipersiapkan untuk meneruskan estafet kepemimpinan.

“BIN akan menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi penerus HIMMAH. Kita tidak hanya ingin mencetak kader yang aktif berorganisasi, tetapi kader yang memiliki integritas, kompetensi, militansi, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, negara, dan agama,” katanya.

Sementara itu, pengukuhan pengurus BIN periode 2026–2029 tersebut diharapkan menjadi momentum awal untuk melakukan pembenahan dan penguatan sistem instruktur di tubuh PP HIMMAH.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PP HIMMAH menargetkan proses kaderisasi dapat semakin sistematis, terstruktur, dan memiliki standar pembinaan yang jelas di seluruh Indonesia.

Abdul Razak Nasution berharap seluruh jajaran BIN mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh kesungguhan serta menjaga nilai-nilai perjuangan HIMMAH.

“Jadikan amanah ini sebagai bentuk pengabdian. Bangun kaderisasi yang kuat, lahirkan kader-kader terbaik, dan pastikan HIMMAH memiliki generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya. (Imam Sarianda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *