LABUHANBATU UTARA, formappel.com –Maraknya peredaran gelap narkotika yang kian masif dan terang-terangan di Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), memicu reaksi keras dari Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA). Pimpinan Daerah (PD) GPA Labura secara tegas mendesak Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, S.I.K., M.Si., bersama jajaran Satres Narkoba untuk bertindak cepat, responsif, dan tidak tebang pilih.
Ketua PD GPA Labura, Ilham Hutabarat, mengungkapkan bahwa aktivitas transaksi barang haram di Kualuh Hilir sudah berada pada taraf yang sangat mengkhawatirkan karena telah merusak tatanan sosial serta mengancam masa depan generasi muda.
“Kami minta dengan tegas Kapolres Labuhanbatu beserta jajaran Satres Narkoba segera turun tangan! Tangkap bandar-bandar besar dan bongkar sampai ke akarnya. Jangan hanya pemain kecil yang ditangkap, sementara para dalangnya masih bebas berkeliaran!” tegas Ilham Hutabarat saat memberikan keterangan kepada wartawan, Rabu (22/07/2026).
Sebut Penindakan Belum Sentuh Akar Masalah
Ilham tak menampik bahwa di bawah kepemimpinan AKBP Wahyu Endrajaya sejak awal tahun 2026, jajaran Kepolisian Resor Labuhanbatu telah menorehkan beberapa pengungkapan kasus. Namun, ia menilai penindakan khusus di wilayah Kualuh Hilir sejauh ini belum menyentuh inti permasalahan karena para aktor intelektual alias bandar besar diduga masih melenggang bebas.
Melihat kondisi tersebut, GPA Labura menegaskan komitmennya untuk tidak tinggal diam. Ilham mendorong aparat penegak hukum untuk menunjukkan taji dan komitmen nyata di lapangan tanpa memberikan celah kompromi terhadap para pelaku kejahatan narkotika.
“Aksi nyata sangat kami nantikan demi masa depan pemuda dan ketenteraman masyarakat. GPA siap bersinergi dan mengawal penuh langkah kepolisian untuk menyapu bersih sarang narkoba di Kualuh Hilir,” pungkas Ilham.





















