Scroll untuk baca artikel
Screenshot 20260319 002516 Canva
Organisasi

AMPAK Soroti Dugaan Kebocoran PAD Parkir di Kota Medan, Rencanakan Gelar Aksi Unjuk Rasa

×

AMPAK Soroti Dugaan Kebocoran PAD Parkir di Kota Medan, Rencanakan Gelar Aksi Unjuk Rasa

Sebarkan artikel ini

MEDAN,formappel.com– Organisasi Aktivis Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (AMPAK) Sumatera Utara menyoroti dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan, khususnya di sektor retribusi parkir. Temuan di lapangan menunjukkan adanya beberapa kafe di Kota Medan yang diduga tidak menyetorkan uang retribusi parkir ke kas daerah.

“Ini tidak bisa dibiarkan. Pemko Medan harus mengambil langkah tegas terhadap kafe yang tidak menyetorkan retribusi parkirnya ke kas daerah,” tegas Ketua Umum AMPAK Sumatera Utara, Khairum Siregar, kepada awak media, Senin (13/4/2026).

Menanggapi persoalan ini, Khairum mengaku bahwa pihaknya telah mempersiapkan aksi unjuk rasa sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan keuangan daerah. Ia memastikan rencana aksi tersebut sudah dikoordinasikan dengan pihak kepolisian, khususnya Polrestabes Medan. “Rencana aksi ini akan kita gelar di Pemko Medan dan Dinas Perhubungan Kota Medan,” tegasnya.

Yang menjadi sorotan tajam, Khairum menyebut adanya indikasi perlindungan dari oknum tertentu. Ia menduga ada pihak yang membekingi pengelola kafe tersebut sehingga berani tidak menyetor dana ke kas daerah.

“Informasinya, ada oknum aparat yang melakukan back up atau melindungi kafe yang tidak menyetorkan retribusi parkirnya ke Pemko Medan,” beber Khairum.

Oleh sebab itu, AMPAK mendesak Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perhubungan untuk segera menertibkan titik-titik parkir “gelap”, terutama di kafe-kafe besar yang selama ini diduga dilindungi oknum.

“Kami meminta Pemko Medan untuk segera mengaudit seluruh sistem parkir yang ada di Kota Medan agar tidak ada lagi kebocoran yang merugikan negara,” pinta Khairum.

Saat ditanya mengenai nama dan lokasi kafe yang dimaksud, Khairum enggan merincinya lebih detail. Namun, ia menegaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi bukti dan data yang kuat hasil investigasi lapangan.

“Kami sudah lakukan pengecekan langsung dan datanya valid. Tunggu saja nanti tanggal mainnya,” tukasnya mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *