Langkat-Formappel. Com || Untuk meningkatkan perlindungan sosial dan legalitas budidaya petani, khususnya disektor perkebunan, PT Amal Tani Tanjung Putri Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat memberikan kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) kepada sekitar 43 petani dan sekitar 307 Surat Tanda Budidaya (STBD) kepada sekitar 307 petani yang ada di sekitar wilayah perkebunan PT Amal Tani. Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan STDB diserahkan secara simbolik oleh Direktur Utama PT Amal Tani Dra. Riahna Jamin Ginting, bertempat di Aula Serbaguna PT Amal Tani Tanjung Putri Kecamatan Sirapit, Kabupaten Langkat, Rabu, (15/4/26).
Acara tersebut di hadiri oleh Manager Umum/HRD PT Amal Tani Tanjung Putri, Ir. Darul Iman Hutabarat, Kepala Departemen Inovasi Petani PT Sinarmas, Tbk, Helena Delima Lumban Gaol, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Langkat, R. Gultom, Kepala Bidang Pertanian dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Martin Ginting, Perwakilan Kompasia Herlin Marpaung, Staf dan Karyawan PT Amal Tani Tanjung Putri, Perwakilan Kecamatan Sirapit, PPL Kecamatan Sirapit.
Kepala Departemen Inovasi Petani, PT Sinarmas,Tbk, Pemimpin Program Sawit Terampil, kepada wartawan mengatakan, pada hari ini kami bekerjasama dengan PT Amal Tani Tanjung Putri memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan STDB kepada mitra tani PT Amal. Ia juga menjelaskan program Sawit Terampil merupakan program pengembangan manajemen terbaik dalam produksi kelapa sawit, dengan harapan dapat meningkatkan produktivitas petani. Program ini diselenggarakan Sinar Mas secara gratis.
“Tujuan utama Sawit Terampil adalah untuk membantu memperbaiki praktik pertanian sawit yang selama ini kurang tepat dan mematuhi peraturan pemerintah Indonesia, ujar Helena Delima Lumban Gaol.
Selanjutnya Helena menyampaikan program Sawit Terampil juga mendorong petani swadaya dalam mendapatkan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO). Sertifikasi lainnya Surat Tanda Daftar Budidaya (STDB) dari pemerintah setempat menjadi salah satu syarat keberlangsungan usaha petani sawit. Sehingga program Sawit Terampil membantu pemerintah dan petani dalam mempercepat penerbitan STDB. Dengan bukti pembukuan yang telah dilaksanakan dalam program ini.
“Sawit Terampil berkontribusi membantu pemerintah dan petani di sekitar perusahaan perkebunan sebagai mitra kontrak kerja dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit dalam memenuhi aturan yang telah ada, ” tutur Helena Delima Lumban Gaol.
Sementara, Manager Umum/HRD PT Amal Tani Tanjung Putri, Ir. Darul Iman Hutabarat, mengatakan, penyaluran BPJS Ketenagakerjaan dan STDB, adanya kerja sama dengan PT Sinar Mas, Tbk, dengan program Sawit Terampil, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kabupaten Langkat, Bidang Perkebunan untuk pendataan petani di sekitar PT Amal Tani.
“Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 43 petani,sedangkan untuk STDB diberikan kepada 307 petani sebagai mitra kontrak kerja PT Amal Tani, ” ucap Ir. Darul Iman Hutabarat.
Penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan STDB merupakan program berkelanjutan PT Amal Tani Tanjung Putri, bertujuan untuk melindungi para petani dari kecelakaan kerja, ujarnya.
Lebih lanjut, Ir Darul Iman Hutabarat, mengatakan, perusahaan memberikan STDB (Surat Tanda Daftar Budidaya) kepada mitra tani bertujuan untuk memperkuat legalitas lahan, memenuhi persyaratan sertifikasi keberlanjutan.
“Berkenan dengan pengambilan data petani sawit swadaya yang akan digunakan untuk pelaksanaan petani swadaya menuju program pendampingan kelapa sawit berkelanjutan dalam rantai pasok yang selanjutnya akan menjadi mitra kelapa sawit di PT Amal Tani Tanjung Putri melalui kelompok tani yang ada disekitar perusahaan, “ujarnya.
Selanjutnya, sebagaimana diamanatkan dalam UU No 20 Tahun 2008 dimana perusahaan wajib melakukan kerja sama di bidang seluas 20 % dari luas HGU perusahaan.
Sambungnya, saat ini ada 3 kelompok tani yang bermitra dalam bentuk kerja sama dengan PT Amal Tani yang total luas areal 448,14 Hektar dengan jumlah 219 petani.
” Adapun 3 kelompok tani yang telah bermitra dengan bentuk kerja sama yaitu :
1. Kelompok Tani Sumber Rejeki luas areal 1078,30 Hektare dengan jumlah petani 57 orang.
2. Kelompok Tani Makmur Jaya dengan luas areal 201,20 Hektare dengan jumlah petani 109 orang.
3. Kelompok Tani Jakarta Raya dengan luas areal 68,64 Hektare dengan jumlah petani 53 orang, “imbuhnya.
Di kesempatan yang sama Direktur Utama PT Amal Tani, Dra. Riahna Jamin Ginting mengatakan, petani merupakan ujung tombak atau pelaku utama pembangunan pertanian. Namun saat ini, petani merupakan masyarakat yang termasuk kepada pekerja yang rentan kecelakaan yang diakibatkan penggunaan peralatan pertanian maupun bahaya lainnya selama menjalankan pekerjaannya.
Menurutnya, keberhasilan petani dalam melaksanakan usaha taninya, tentu tidak hanya di dukung oleh sarana dan prasarana pertanian. Tetapi juga harus didukung dengan kenyamanan dan ketenangan saat bekerja jika terjadi sesuatu yang menimpanya, sehingga mereka bisa bekerja dengan optimal.
” Selain memberikan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan STDB, dengan berbagai bentuk kepedulian, PT Amal Tani Tanjung Putri bekerjasama dengan PT Sinar Mas akan memberikan bantuan pupuk , bibit unggul kelapa sawit secara gratis kepada mitra kerja perusahaan dan memberikan pelatihan bagaimana menanam kelapa sawit dan pemeliharaannya agar para petani mendapatkan hasil yang optimal untuk kesejahteraan petani, “ujar Dirut PT Amal Tani Dra. Riahna Jamin Ginting.
Dengan berbagai bentuk kepedulian PT Amal Tani yang telah diberikan selama ini, petani diharapkan semakin bersemangat dalam melaksanakan usaha taninya. Sehingga pembangunan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Langkat khususnya Kecamatan Sirapit dapat semakin maju dan sukses.
” Kita semua tahu bahwa sektor pertanian, khususnya perkebunan sawit, merupakan salah satu sektor yang sangat penting bagi perekonomian Kabupaten Langkat. Petani sawit merupakan pahlawan pangan yang telah berjuang keras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan minyak goreng dan produk turunan sawit lainnya, lanjut Dirut PT Amal Tani.
Terpisah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melalui Sekretaris Dinas R. Gultom, memberikan apresiasi kepada PT Amal Tani yang telah menyalurkan kartu BPJS Ketenagakerjaan dan STDB kepada petani.
“Pemerintah Kabupaten Langkat sangat berterima kasih kepada PT Amal Tani yang telah memperhatikan petani dan juga telah memberikan pendampingan ke petani dalam menyusun STDB, syarat petani swadaya bermitra dengan perusahaan, ” ucap R. Gultom.
“STDB menjadi bukti resmi bahwa kebun petani swadaya terdaftar dan diakui secara sah, yang melindungi petani dalam mengelola lahan mereka. STDB merupakan dokumen krusial sebagai syarat utama dalam kemitraan antara pemilik kebun swadaya dengan perusahaan perkebunan
” Dengan adanya STDB, perusahaan memastikan kemitraan yang berkeadilan, legal, dan berkelanjutan, serta menjamin hasil produksi petani dapat diterima oleh Pabrik Kelapa Sawit (PKS), ujarnya. (tp11)
Editor : Tolhas Pasaribu





















