Scroll untuk baca artikel
Screenshot 20260319 002516 Canva
Sumut

Amaluddin Hasibuan: Pemekaran Sumatera Pantai Timur Adalah Kebutuhan Objektif Masyarakat

52
×

Amaluddin Hasibuan: Pemekaran Sumatera Pantai Timur Adalah Kebutuhan Objektif Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Sumatera Pantai Timur Jadi Calon Provinsi Baru, GP Alwashliyah: Potensi Ekonomi Harus Dioptimalka

Medan,formappel.com – Dukungan terhadap pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Sumatera Utara kembali menguat. Kali ini, Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Alwashliyah Sumatera Utara, Amaluddin Hasibuan CMPD, secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap aspirasi pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur.

Amaluddin menilai langkah pemekaran ini merupakan solusi konkret untuk mempercepat pembangunan dan mendekatkan akses pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah pesisir timur. Menurutnya, luasnya wilayah Provinsi Sumatera Utara saat ini menjadi kendala utama dalam efektivitas rentang kendali pemerintahan.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

“Kami di GP Alwashliyah Sumatera Utara melihat aspirasi ini bukan sekadar keinginan politik, melainkan kebutuhan objektif masyarakat. Pemekaran Sumatera Pantai Timur akan membuka pintu percepatan infrastruktur dan kesejahteraan yang lebih merata,” ujar Amaluddin dalam keterangan tertulisnya.

Wilayah yang diusulkan masuk dalam cakupan Provinsi Sumatera Pantai Timur meliputi enam daerah, yakni:

  • Kabupaten Asahan

  • Kabupaten Batubara

  • Kota Tanjungbalai

  • Kabupaten Labuhanbatu

  • Kabupaten Labuhanbatu Utara

  • Kabupaten Labuhanbatu Selatan

Tiga Poin Utama Urgensi Pemekaran

Amaluddin memaparkan sedikitnya ada tiga alasan fundamental mengapa pemekaran ini harus segera direalisasikan:

  1. Pemerataan Pembangunan: Meningkatkan potensi pembangunan yang lebih sinergis antarwilayah.

  2. Optimalisasi Sumber Daya: Memaksimalkan pemanfaatan potensi daerah yang selama ini belum tergarap secara optimal.

  3. Penguatan Identitas: Memperkuat identitas sosial dan kultural masyarakat di wilayah pesisir.

Lebih lanjut, ia menyoroti potensi besar di sektor perkebunan, kelautan, dan perdagangan yang dimiliki wilayah Pantai Timur. Dengan menjadi provinsi mandiri, fokus pengembangan pada sektor-sektor tersebut diyakini akan lebih terarah dan berdampak langsung pada ekonomi warga lokal.

Imbauan kepada Pemerintah Pusat

Menutup pernyataannya, Amaluddin mengimbau agar Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara merespons positif usulan tersebut. Ia berharap proses administratif dan koordinasi antarwilayah dapat berjalan selaras dengan semangat otonomi daerah.

“Sebagai organisasi pemuda yang berakar di Sumatera Utara, GP Alwashliyah siap mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini hingga terealisasi. Kami yakin Sumatera Pantai Timur akan menjadi motor penggerak ekonomi baru di Pulau Sumatera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *