https://www.effectivecpmnetwork.com/zeb4vj9k?key=3586cc5fda7a1198a8df1d67f3640097
BeritaLangkat

Lubuk Larangan Dibuka, Seratusan Pemancing Padati Sei Bahorok Timbang Lawan.

106
×

Lubuk Larangan Dibuka, Seratusan Pemancing Padati Sei Bahorok Timbang Lawan.

Sebarkan artikel ini

Langkat – Formappel. Com||Lubuk Larangan Sei Bahorok dusun 8 Pulau Pisang desa Timbang Lawan kecamatan Bahorok resmi dibuka Sabtu (30/6/2026).

Aliran Sei Bahorok sepanjang 600 M dijadikan warga setempat sebagai lubuk Larangan dipadati pemancing yang datang dari berbagai daerah.

fd9b2591 a4de 4478 a85e 8d627dbe749e

Meski peminat dalam skala lokal namun area zona larangan cukup ramai dan terlihat pemancing semangat mengadu ketangkasan dan keberuntungan bermodalkan pancing, joran serta umpan andalan.

Ketua panitia dan juga sekaligus kordinator Lubuk Larangan, Amat Z ditemui awak media mengatakan area dibuka selama tiga hari yakni Sabtu,30 Mei hingga Senen 2 Juni mendatang.

Mulai dari pukul 09.oo WIB hingga pukul 16.30. oo WIB selama tiga hari. Pendaftaran hari pertama Rp 100.000 ,oo dan hari kedua Rp 75.000, oo serta hari terakhir Rp 50.000,oo/ orang ujarnya.

Disampingi rekannya Syaiful disapa Ipol ditambahkannya panitia juga menyediakan hadiah kipas angin bagi pemenang dengan kategori mendapatkan ikan terbesar/terberat selama tiga hari.

Disinggung tentang jenis ikan yang ada, dikatakannya jurung, can -can, gemuh, mirik, nila, baung, mujahir serta lainnya.

 

Bangun Infrastruktur Jalan dan Mushalla

Menjawab wartawan dikatakannya hasil kutipan pendaftaran akan digunakan untuk membangun jalan/infrastruktur serta mushalla Nurul Jannah di dusun 8 Pulau Pisang.

Berdasarkan data panitia pemancing datang dari daerah kecamatan Kuala, Salapian, Sei Bingei dan Berdikari kecamatan Kuta Limbaru Deli Serdang.

Sementara kepala desa Timbang Lawan, Malik Nasution dikonfirmasi membenarkan pembukaan Lubuk Larangan di desanya.

Dikatakannya saat ini sudah ada dua lubuk Larangan yang aktif di desa Timbang Lawan dan sangat bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah desa.

Menurutnya selain kelangsungan hidup ikan dan habitat makhluk lainnya terjaga meski skala/radius kecil namun bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembangan wisata desa.

Saat dibuka, hasilnya digunakan untuk membangun jalan infrastruktur serta mushalla di dusun. Suatu pembangunan swadaya masyarakat yang layak di tingkatkan.

Selain pelestarian ikan di sungai juga memiliki nilai ekonomis dan pembangunan bagi masyarakat sekitar ujar Malik.

 

Masak Ditempat 

Disaat siang hari pemancing yang berkelompok memilih memasak sendiri dilokasi dengan menu ikan sungai hasil memancing.

Sudah kita siapkan sebelum berangkat, selain mengurangi biaya hal ini juga merupakan hobby sekaligus represing kata warga desa Telaga kecamatan Sei Bingei bermarga Sitepu.

Senada diutarakan Ginting dari desa Garunggang kecamatan Kuala, kami berangkat bersama keluarga untuk menikmati aliran dan ikan sungai dengan modal murah ujarnya.

Dari pantauan wartawan, pemancing yang datang dari luar kecamatan cukup persiapan memasak seperti kayu api, peralatan dapur/bumbu hingga kompor gas. (tp110)

Editor : Tolhas Pasaribu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *